SK PNS Palsu Terbongkar! Pemkab Gresik Seret Dugaan Mafia Rekrutmen ke Polisi

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik

Dugaan praktik penipuan berkedok pengangkatan pegawai kembali mencuat. Pemerintah Kabupaten Gresik resmi melaporkan kasus dugaan pemalsuan dokumen ke kepolisian setelah menemukan sejumlah Surat Keputusan (SK) pengangkatan pegawai yang tidak sah.

Laporan tersebut diajukan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setelah hasil penelusuran internal mengungkap adanya dokumen yang diduga diproduksi secara ilegal untuk menipu calon aparatur sipil negara.

Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menyatakan temuan itu bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan indikasi kuat adanya praktik terorganisir. Dokumen yang beredar mencatut format resmi pemerintah, lengkap dengan tanda tangan pejabat yang diduga dipalsukan.

“Ini bukan persoalan sepele. Ada upaya sistematis yang berpotensi merugikan banyak pihak, terutama masyarakat yang berharap bisa menjadi ASN,” ujarnya usai melaporkan kasus tersebut.

Pemkab memastikan telah menyerahkan seluruh bukti awal kepada penyidik, termasuk sejumlah dokumen yang diduga kuat palsu. Aparat diminta menelusuri jaringan di balik peredaran dokumen tersebut, yang diduga tidak bekerja sendiri.

Sinyal keterlibatan orang dalam mulai menguat setelah muncul indikasi adanya oknum yang memahami alur administrasi kepegawaian. Dugaan ini memperlebar arah penyelidikan, dari sekadar penipuan menjadi kemungkinan penyalahgunaan wewenang.

Sekretaris Daerah Gresik, Achmad Washil, mengakui pihaknya menerima informasi terkait dugaan keterlibatan lebih dari satu orang. Ia menegaskan, jika terbukti ada aparatur yang terlibat, sanksi tegas akan dijatuhkan tanpa kompromi.

“Tidak ada toleransi. Ini menyangkut integritas sistem kepegawaian,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras di tengah tingginya minat masyarakat untuk menjadi ASN maupun PPPK. Celah tersebut kerap dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab dengan menawarkan janji pengangkatan instan melalui jalur ilegal.

Di sisi lain, aparat kepolisian mulai mendalami laporan tersebut dengan memeriksa saksi-saksi serta menelusuri kemungkinan korban lain yang telah dirugikan. Tidak menutup kemungkinan jumlah dokumen palsu yang beredar lebih banyak dari yang telah ditemukan.

Pemkab Gresik juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pengangkatan pegawai yang tidak melalui jalur resmi. Seluruh proses rekrutmen, ditegaskan, hanya dilakukan melalui mekanisme transparan dan terverifikasi oleh pemerintah pusat.

Kasus ini diprediksi akan berkembang, terutama jika penyidik berhasil mengungkap aktor utama di balik dugaan mafia rekrutmen tersebut. Jika terbukti, perkara ini berpotensi menyeret lebih banyak pihak dan membuka praktik lama yang selama ini tersembunyi.

(Indra)

Berita Terkait

Sinyal Politik Menguat di Jatim, PDIP dan NU Disebut Makin Menyatu Jelang Tahun Politik
Ratusan Ribu Wisatawan Padati Malioboro Saat Libur Lebaran 2026, Aktivitas Memuncak di Malam Hari
Arus Mudik 2026 Meningkat, Kereta Api Masih Jadi Pilihan Utama
104 Hunian Tetap untuk Korban Banjir Aceh Utara Siap Diresmikan
Pemkot Jakarta Selatan Beri Santunan Rp50 Juta kepada Keluarga Korban Pohon Tumbang di Lenteng Agung
Mentan Amran Sita Ratusan Ton Bawang Ilegal, Negara Tegaskan Perang Terhadap Mafia Pangan
Jakarta Lebih Bersih di Malam Tahun Baru 2026, Bukti Perayaan Tanpa Kembang Api Efektif Tekan Sampah
Legislator Biak Dorong Program 3 Juta Rumah Fokus Kurangi Kesenjangan Kampung–Kota

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 09:53 WIB

Sinyal Politik Menguat di Jatim, PDIP dan NU Disebut Makin Menyatu Jelang Tahun Politik

Minggu, 12 April 2026 - 09:41 WIB

SK PNS Palsu Terbongkar! Pemkab Gresik Seret Dugaan Mafia Rekrutmen ke Polisi

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:53 WIB

Ratusan Ribu Wisatawan Padati Malioboro Saat Libur Lebaran 2026, Aktivitas Memuncak di Malam Hari

Senin, 23 Maret 2026 - 20:12 WIB

Arus Mudik 2026 Meningkat, Kereta Api Masih Jadi Pilihan Utama

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:18 WIB

104 Hunian Tetap untuk Korban Banjir Aceh Utara Siap Diresmikan

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:12 WIB

Pemkot Jakarta Selatan Beri Santunan Rp50 Juta kepada Keluarga Korban Pohon Tumbang di Lenteng Agung

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:24 WIB

Mentan Amran Sita Ratusan Ton Bawang Ilegal, Negara Tegaskan Perang Terhadap Mafia Pangan

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:53 WIB

Jakarta Lebih Bersih di Malam Tahun Baru 2026, Bukti Perayaan Tanpa Kembang Api Efektif Tekan Sampah

Berita Terbaru