AS dan Rusia Bersatu oleh Nilai-Nilai Tradisional, Sebut Pejabat Rusia Kirill Dmitriev

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maskow, Lumineerdaily – Kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) sekaligus utusan khusus Presiden Rusia untuk kerja sama ekonomi dengan negara asing, Kirill Dmitriev, menyatakan bahwa Rusia dan Amerika Serikat memiliki kesamaan pandangan dalam hal nilai-nilai tradisional, meskipun kedua negara kerap berbeda pendapat mengenai Tiongkok.

Dalam wawancara dengan jurnalis Amerika Serikat Lara Logan yang diterbitkan pada Jumat (24/10), Dmitriev menegaskan bahwa kedua negara “bersatu oleh nilai-nilai dasar” seperti kejujuran, keluarga, dan moralitas.

“Mungkin kita tidak sependapat soal Tiongkok, tapi kita sepakat soal nilai-nilai tradisional. Kita sepakat bahwa Presiden Trump adalah penyelamat peradaban Barat. Kita sepakat bahwa orang-orang perlu jujur,” ujar Dmitriev.

Ia menambahkan bahwa Moskow memiliki lebih banyak kesamaan dengan kelompok konservatif di AS dan Eropa dibandingkan perbedaan. Menurutnya, isu-isu seperti perlindungan keluarga, pendidikan anak, dan ekonomi yang sehat merupakan nilai universal yang kini menjadi fokus bersama.

“Saya rasa kita semua peduli dengan keluarga kita, dengan pendidikan anak-anak kita, dan dengan ekonomi yang baik. Kita jauh lebih mirip daripada yang terlihat,” tambahnya.

Dalam wawancara yang sama, Dmitriev juga melontarkan kritik terhadap kebijakan imigrasi dan transgender pemerintahan Presiden Joe Biden yang ia sebut “gila”, serta menilai kebijakan migrasi di Eropa sebagai “bunuh diri peradaban.” Ia bahkan menyebut isu Russiagate di era Barack Obama sebagai “narasi palsu” yang merusak hubungan bilateral kedua negara.

Sebelumnya, Dmitriev dikabarkan tiba di Amerika Serikat untuk membahas masa depan hubungan AS–Rusia bersama sejumlah pejabat di Washington. Ia dijadwalkan bertemu dengan utusan khusus Presiden AS, Steve Witkoff, di Miami pada Sabtu (26/10).

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin pada 17 Oktober lalu menegaskan bahwa masyarakat di Eropa, Amerika Serikat, dan negara-negara lain kini berupaya keras melestarikan budaya nasional serta nilai-nilai tradisional mereka — sebuah langkah yang disebutnya sejalan dengan posisi Rusia. (Sumber SPUTNIK)

Berita Terkait

AS Kehilangan Belasan Drone di Timur Tengah, Intensitas Konflik dengan Iran Meningkat
Trump Sindir Armada Inggris, Retakan Aliansi Barat Makin Terbuka di Tengah Ketegangan Iran
AS dan Iran Dijadwalkan Bertemu Pekan Ini di Tengah Ketegangan Kawasan
Uji Rudal Iran Bikin Dunia Waspada, Jangkauan Meluas hingga 4.000 Km
PBB Kecam Serangan Fasilitas Medis di Sudan, Desak Penghentian Pertempuran
PBB Soroti Eskalasi Timur Tengah, Konflik Dinilai Kian Tak Terkendali
Kim Jong Un Tegaskan Dukungan ke Rusia, Hubungan Kedua Negara Makin Erat
Korut Tampilkan Sistem Roket Baru Jelang Kongres Partai, Perkuat Sinyal Militer

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 04:47 WIB

AS Kehilangan Belasan Drone di Timur Tengah, Intensitas Konflik dengan Iran Meningkat

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trump Sindir Armada Inggris, Retakan Aliansi Barat Makin Terbuka di Tengah Ketegangan Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:44 WIB

AS dan Iran Dijadwalkan Bertemu Pekan Ini di Tengah Ketegangan Kawasan

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:07 WIB

Uji Rudal Iran Bikin Dunia Waspada, Jangkauan Meluas hingga 4.000 Km

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:40 WIB

PBB Kecam Serangan Fasilitas Medis di Sudan, Desak Penghentian Pertempuran

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:35 WIB

PBB Soroti Eskalasi Timur Tengah, Konflik Dinilai Kian Tak Terkendali

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:32 WIB

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan ke Rusia, Hubungan Kedua Negara Makin Erat

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:49 WIB

Korut Tampilkan Sistem Roket Baru Jelang Kongres Partai, Perkuat Sinyal Militer

Berita Terbaru