Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak

- Pewarta

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung meningkatkan kewaspadaan menyusul bertambahnya temuan kasus suspek campak pada awal tahun 2026. Langkah antisipatif langsung ditempuh dengan menggelar imunisasi respons di wilayah yang dinilai memiliki risiko penularan lebih tinggi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Aris Setiawan, menyebutkan bahwa kasus suspek yang ditemukan didominasi pada kelompok usia balita. Dari hasil pemantauan, terdapat puluhan anak yang menunjukkan gejala mengarah pada campak, dengan satu kasus telah terkonfirmasi.

Menurutnya, penyebaran kasus paling banyak teridentifikasi di salah satu desa di Kecamatan Kedungwaru. Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi, wilayah tersebut kemudian ditetapkan sebagai fokus intervensi kesehatan.

“Langkah cepat perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas, terutama pada kelompok rentan seperti balita,” ujarnya.

Meski secara status belum masuk kategori kejadian luar biasa (KLB), Dinkes tetap mengambil kebijakan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI). Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar potensi penularan dapat ditekan sejak awal.

Program imunisasi respons tersebut menyasar ratusan balita di wilayah terdampak. Menariknya, seluruh anak menjadi sasaran tanpa melihat riwayat imunisasi sebelumnya.

“ORI bertujuan memperkuat kekebalan tubuh anak terhadap virus campak. Jadi meskipun sudah pernah imunisasi, tetap diberikan penguatan,” kata Aris.

Selain pelaksanaan ORI, Dinkes juga terus melakukan pendataan terhadap anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Orang tua diimbau segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas maupun posyandu.

Pemerintah daerah menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan anak, termasuk memastikan kelengkapan imunisasi. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah munculnya kasus serupa di kemudian hari.

Dengan intervensi yang dilakukan secara cepat dan terarah, Dinkes Tulungagung berharap penyebaran campak dapat dikendalikan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi sebagai perlindungan dasar bagi anak. (gun)

Berita Terkait

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik
Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW
FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:26 WIB

FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Dimulai Oktober 2026, Tampung 1000 Siswa Kurang Mampu

Berita Terbaru