Bencana Sumatra: Korban Tewas Capai 442 Orang, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Susulan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lumineerdaily.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah pada Senin, 1 Desember, di tengah meningkatnya jumlah korban akibat banjir dan longsor yang melanda Sumatra. Hingga Minggu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 442 orang meninggal, sementara 402 orang lainnya masih hilang.

Peringatan BMKG dikeluarkan setelah intensitas hujan di berbagai daerah menunjukkan peningkatan signifikan. Menurut laporan Kompas TV, beberapa wilayah diprediksi masih berpotensi mengalami curah hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan, meningkatkan risiko bencana susulan.

BNPB melaporkan bencana yang telah berlangsung hampir sepekan itu juga menyebabkan 646 warga mengalami luka-luka, sementara lebih dari 1,1 juta penduduk terdampak langsung. Kerusakan tercatat di ratusan rumah, fasilitas umum, dan akses jalan. Lebih dari 290.000 penduduk mengungsi ke pos-pos penampungan sementara.

Operasi pencarian memasuki hari keenam, namun sejumlah wilayah terdampak masih sulit dijangkau. Tim SAR bekerja melalui jalur darat dan udara, tetapi medan yang berat dan banyaknya titik longsor membuat penggunaan alat berat terbatas.

“Fokus kami mempercepat evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi,” ujar salah satu pejabat BNPB dalam keterangan tertulis. Ia menyebut cuaca yang tidak menentu masih menjadi tantangan utama di lapangan.

BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi, khususnya di daerah pegunungan dan wilayah aliran sungai. Tanah yang telah jenuh air dari hujan berhari-hari meningkatkan risiko longsor baru.

Pemerintah daerah diminta menyiapkan jalur evakuasi tambahan dan memperkuat sistem peringatan dini untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban berikutnya.

Bencana ini turut mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pasar tidak beroperasi normal, akses distribusi pangan terhambat, dan sekolah-sekolah masih ditutup. Di beberapa wilayah, harga kebutuhan pokok mulai menunjukkan kenaikan.

Sebagian warga masih bertahan di rumah sambil menunggu perbaikan akses, sementara pengungsi membutuhkan suplai logistik yang stabil, terutama makanan, obat-obatan, dan air bersih.

Meski pencarian masih menjadi prioritas, pemerintah mulai menyiapkan rencana pemulihan awal. Skema rehabilitasi mencakup perbaikan infrastruktur, pembangunan kembali rumah warga, hingga dukungan psikososial bagi para penyintas.

Lembaga kemanusiaan nasional dan internasional mulai mengirimkan bantuan. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menyalurkan donasi melalui lembaga resmi agar penyaluran lebih terkoordinasi.

Berita Terkait

PBI Eropa Gelar Kebaya Night di Italia, Tegaskan Kebaya sebagai Identitas Perempuan Indonesia di Dunia
29 Kapal Patroli Siaga, Kemenhub Pastikan Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Laut Aman dan Nyaman
Trenggalek, Alternatif Liburan Nataru di Selatan Jawa
9 Tempat Wisata Trenggalek Terbaru 2025: Surga Alam dari Pantai Mutiara hingga Goa Biru
Kementerian PKP Luncurkan Kredit Program Perumahan untuk Percepat Penyediaan Rumah dan Perkuat UMKM

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:30 WIB

PBI Eropa Gelar Kebaya Night di Italia, Tegaskan Kebaya sebagai Identitas Perempuan Indonesia di Dunia

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:01 WIB

29 Kapal Patroli Siaga, Kemenhub Pastikan Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Laut Aman dan Nyaman

Sabtu, 20 Desember 2025 - 13:05 WIB

Trenggalek, Alternatif Liburan Nataru di Selatan Jawa

Senin, 1 Desember 2025 - 16:20 WIB

Bencana Sumatra: Korban Tewas Capai 442 Orang, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Susulan

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:37 WIB

9 Tempat Wisata Trenggalek Terbaru 2025: Surga Alam dari Pantai Mutiara hingga Goa Biru

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:14 WIB

Kementerian PKP Luncurkan Kredit Program Perumahan untuk Percepat Penyediaan Rumah dan Perkuat UMKM

Berita Terbaru