Ketegangan Timur Tengah Memanas, China dan Rusia Diduga Mulai Beri Dukungan ke Iran

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ankara – Konflik bersenjata yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel semakin memanas. Di tengah eskalasi yang terus meningkat, muncul indikasi bahwa China dan Rusia mulai memberikan dukungan tertentu kepada Teheran, meskipun keduanya belum secara terbuka terlibat langsung dalam konflik tersebut.

Laporan sejumlah sumber intelijen Barat menyebutkan bahwa China diduga mulai memberikan bantuan dalam bentuk dukungan finansial serta suplai komponen yang berkaitan dengan sistem persenjataan, termasuk peralatan yang berhubungan dengan teknologi rudal. Namun, Beijing disebut masih sangat berhati-hati agar tidak terlihat terlibat langsung dalam konfrontasi militer di kawasan Timur Tengah.

Para pejabat Amerika Serikat dikabarkan terus memantau perkembangan tersebut. Mereka menilai perubahan sikap China, sekecil apa pun, berpotensi memengaruhi keseimbangan geopolitik dalam konflik yang saat ini sudah melibatkan banyak kepentingan global.

China sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pembeli utama minyak mentah dari Iran. Ketergantungan pada pasokan energi dari kawasan tersebut membuat Beijing berkepentingan menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional, terutama di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak paling strategis di dunia.

Sumber intelijen menyebutkan, sikap hati-hati China juga dipengaruhi oleh kekhawatiran bahwa konflik terbuka dapat mengganggu ketahanan energi negara tersebut. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan diduga masih berada pada level terbatas dan tidak bersifat militer secara langsung.

Di sisi lain, Rusia juga dilaporkan memiliki peran tersendiri dalam dinamika konflik ini. Sejumlah laporan menyebutkan Moskow diduga membagikan citra satelit serta data intelijen yang berkaitan dengan pergerakan pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Informasi tersebut disebut dapat membantu Iran dalam menentukan target serangan.

Pihak Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut.

Situasi keamanan kawasan semakin tegang setelah serangan drone Iran terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait pekan lalu yang menewaskan enam personel militer AS serta melukai beberapa lainnya.

Sejak pecahnya konflik terbuka, Iran dilaporkan telah meluncurkan ribuan drone tempur dan ratusan rudal yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat, fasilitas diplomatik, serta sejumlah wilayah di Israel. Serangan itu merupakan balasan atas operasi militer besar-besaran yang sebelumnya dilancarkan oleh Amerika Serikat bersama Israel ke berbagai target strategis di Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menghantam ribuan lokasi yang dianggap berkaitan dengan fasilitas militer dan pertahanan Iran. Korban jiwa pun terus bertambah seiring meningkatnya intensitas pertempuran.

Hingga kini, ketegangan di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Banyak pihak khawatir konflik ini dapat berkembang menjadi krisis regional yang lebih luas jika kekuatan besar dunia mulai terlibat secara terbuka.

Sumber : Anadolu

Berita Terkait

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah
Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur
Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin
Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban
Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah
Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris
Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya
Emas Raksasa di Bawah Laut: Temuan China di Laut Kuning Mengubah Peta Kekuatan Mineral Asia

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:57 WIB

Ketegangan Timur Tengah Memanas, China dan Rusia Diduga Mulai Beri Dukungan ke Iran

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:41 WIB

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:18 WIB

Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:02 WIB

Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:44 WIB

Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:50 WIB

Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:37 WIB

Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:29 WIB

Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya

Berita Terbaru