OJK Restui Merger Empat BPR di Priangan Timur, Perkuat Struktur Industri Keuangan Daerah

- Pewarta

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memberikan lampu hijau atas penggabungan empat Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di wilayah Priangan Timur ke dalam PT BPR Nusamba Tanjungsari. Kebijakan ini menjadi bagian dari agenda nasional penguatan industri perbankan skala mikro agar lebih tangguh dan kompetitif.

Empat BPR yang bergabung dalam proses konsolidasi tersebut masing-masing adalah PT BPR Nusamba Sukaraja, PT BPR Nusamba Plered, PT BPR Nusamba Singaparna, serta PT BPR Mitra Harmoni Indramayu. Seluruh entitas kini resmi berada di bawah pengelolaan PT BPR Nusamba Tanjungsari sebagai bank penerima penggabungan.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menjelaskan bahwa proses merger telah melalui evaluasi menyeluruh, mulai dari kesiapan permodalan, tata kelola perusahaan, hingga aspek manajemen risiko dan perlindungan nasabah.

“Penguatan kelembagaan BPR penting agar mampu bersaing dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil,” ujarnya dalam keterangan resmi di Tasikmalaya, Kamis.

Dengan efektifnya penggabungan tersebut, seluruh hak dan kewajiban dari masing-masing BPR yang dilebur otomatis beralih kepada PT BPR Nusamba Tanjungsari. OJK memastikan tidak ada perubahan terhadap hak nasabah, termasuk simpanan dan fasilitas kredit yang telah berjalan.

Langkah konsolidasi ini dinilai strategis di tengah dinamika ekonomi nasional. OJK menekankan bahwa industri BPR memiliki peran vital dalam mendukung pembiayaan sektor riil, terutama UMKM di daerah. Melalui struktur yang lebih solid, BPR diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

Secara kinerja, industri BPR dan BPR Syariah di kawasan Priangan Timur sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan positif. Aset, dana pihak ketiga, serta penyaluran kredit mengalami peningkatan tahunan yang stabil, sementara rasio kredit bermasalah tetap dalam batas aman.

Ke depan, OJK menyatakan akan terus mendorong konsolidasi dan transformasi kelembagaan BPR di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi memperkuat sistem keuangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (Yon).

Berita Terkait

Mulai Juli 2026, Solar Bakal Berubah Jadi B50, Bagaimana Dampaknya ke Harga BBM?
BGN Dorong Kampus Kelola Dapur MBG Mandiri, Dinilai Bisa Jadi Pusat Ekosistem Pangan
Menteri ESDM: Stok Energi Nasional Aman, Pemerintah Cari Cara Kurangi Impor LPG
Dorong Kendaraan Listrik, Mendagri Instruksikan Gubernur Beri Insentif Pajak hingga Nol Persen
Link dan Syarat Daftar Koperasi Merah Putih 2026, Ribuan Lowongan Resmi Dibuka
TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi
1.000 Rumah Subsidi untuk Pegawai Dapur MBG Disiapkan, Skema Ringan Jadi Andalan Pemerintah
Cicil Emas Makin Mudah dari Genggaman, BRI–Pegadaian Gaspol Dorong Investasi Digital Rakyat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:21 WIB

Mulai Juli 2026, Solar Bakal Berubah Jadi B50, Bagaimana Dampaknya ke Harga BBM?

Rabu, 29 April 2026 - 18:54 WIB

BGN Dorong Kampus Kelola Dapur MBG Mandiri, Dinilai Bisa Jadi Pusat Ekosistem Pangan

Senin, 27 April 2026 - 19:33 WIB

Menteri ESDM: Stok Energi Nasional Aman, Pemerintah Cari Cara Kurangi Impor LPG

Kamis, 23 April 2026 - 20:22 WIB

Dorong Kendaraan Listrik, Mendagri Instruksikan Gubernur Beri Insentif Pajak hingga Nol Persen

Rabu, 22 April 2026 - 23:19 WIB

Link dan Syarat Daftar Koperasi Merah Putih 2026, Ribuan Lowongan Resmi Dibuka

Minggu, 19 April 2026 - 22:08 WIB

TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi

Minggu, 19 April 2026 - 21:49 WIB

1.000 Rumah Subsidi untuk Pegawai Dapur MBG Disiapkan, Skema Ringan Jadi Andalan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 - 09:15 WIB

Cicil Emas Makin Mudah dari Genggaman, BRI–Pegadaian Gaspol Dorong Investasi Digital Rakyat

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB