Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang pergantian Tahun Baru, ketegangan perang Rusia–Ukraina kembali meningkat. Serangan drone terjadi di kedua wilayah, memicu kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban sipil, sementara masing-masing pihak saling menyalahkan atas serangan udara tersebut.

Lumineerdaily.com – Suasana malam pergantian tahun di Rusia dan Ukraina berlangsung di bawah bayang-bayang konflik. Otoritas Rusia melaporkan serangan drone menghantam kota pelabuhan Tuapse di wilayah Krasnodar, menyebabkan kebakaran di area kilang minyak serta melukai dua warga sipil.

Markas operasional setempat menyebut api sempat membakar area sekitar 300 meter persegi sebelum berhasil dipadamkan. Selain kilang minyak, beberapa gedung apartemen dan rumah warga mengalami kerusakan, termasuk pecahnya kaca jendela. Sebuah dermaga pelabuhan juga dilaporkan terdampak.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat puluhan drone Ukraina dalam semalam, dengan sebagian besar ditembak jatuh di wilayah Laut Hitam. Klaim ini disampaikan tanpa bukti visual yang dapat diverifikasi secara independen.

Di sisi lain, Ukraina juga melaporkan serangan udara Rusia yang berdampak langsung pada warga sipil. Dinas Layanan Darurat Negara Ukraina menyatakan sedikitnya enam orang, termasuk anak-anak, terluka akibat serangan di wilayah Odesa. Sejumlah bangunan tempat tinggal dan fasilitas energi mengalami kerusakan.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat dilaporkan mengevakuasi warga dari gedung-gedung yang terdampak. Serangan juga terjadi di wilayah Dnipropetrovsk, di mana otoritas setempat melaporkan gangguan jaringan listrik dan kerusakan infrastruktur permukiman akibat serangan drone.

Angkatan Udara Ukraina mengklaim telah menembak jatuh sebagian besar drone yang diluncurkan Rusia dalam serangan semalam. Namun, seperti klaim Rusia, pernyataan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen.

Serangan saling balas menjelang Tahun Baru ini kembali menegaskan bahwa konflik Rusia–Ukraina masih jauh dari kata reda. Di tengah perayaan yang seharusnya diwarnai harapan baru, warga sipil di kedua negara justru harus menghadapi ancaman perang yang terus berlanjut.

Sumber : Anadolu

Berita Terkait

AS Kehilangan Belasan Drone di Timur Tengah, Intensitas Konflik dengan Iran Meningkat
Trump Sindir Armada Inggris, Retakan Aliansi Barat Makin Terbuka di Tengah Ketegangan Iran
AS dan Iran Dijadwalkan Bertemu Pekan Ini di Tengah Ketegangan Kawasan
Uji Rudal Iran Bikin Dunia Waspada, Jangkauan Meluas hingga 4.000 Km
PBB Kecam Serangan Fasilitas Medis di Sudan, Desak Penghentian Pertempuran
PBB Soroti Eskalasi Timur Tengah, Konflik Dinilai Kian Tak Terkendali
Kim Jong Un Tegaskan Dukungan ke Rusia, Hubungan Kedua Negara Makin Erat
Korut Tampilkan Sistem Roket Baru Jelang Kongres Partai, Perkuat Sinyal Militer

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 04:47 WIB

AS Kehilangan Belasan Drone di Timur Tengah, Intensitas Konflik dengan Iran Meningkat

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trump Sindir Armada Inggris, Retakan Aliansi Barat Makin Terbuka di Tengah Ketegangan Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:44 WIB

AS dan Iran Dijadwalkan Bertemu Pekan Ini di Tengah Ketegangan Kawasan

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:07 WIB

Uji Rudal Iran Bikin Dunia Waspada, Jangkauan Meluas hingga 4.000 Km

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:40 WIB

PBB Kecam Serangan Fasilitas Medis di Sudan, Desak Penghentian Pertempuran

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:35 WIB

PBB Soroti Eskalasi Timur Tengah, Konflik Dinilai Kian Tak Terkendali

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:32 WIB

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan ke Rusia, Hubungan Kedua Negara Makin Erat

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:49 WIB

Korut Tampilkan Sistem Roket Baru Jelang Kongres Partai, Perkuat Sinyal Militer

Berita Terbaru