Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumineeradaily.com – Kekerasan kembali menghantam warga sipil Palestina di Tepi Barat. Sekelompok pemukim Israel dilaporkan menyerbu sebuah peternakan domba milik warga Palestina di Desa Deir Dibwan, sebelah timur Ramallah, Jumat (26/12) dini hari. Dalam insiden itu, dua pekerja dianiaya dan sekitar 150 ekor domba dibawa kabur.

Menurut keterangan warga setempat yang dikutip Anadolu, para pelaku masuk ke area peternakan secara tiba-tiba sebelum memukuli pekerja yang berada di lokasi. Setelah itu, ratusan domba digiring keluar dari peternakan, meninggalkan kerugian besar bagi pemiliknya.

Serangan tersebut menambah daftar panjang gangguan terhadap mata pencaharian warga Palestina di Deir Dibwan. Desa ini dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi sasaran aksi pemukim ekstremis, mulai dari pencurian ternak, pembakaran kendaraan, hingga perusakan toko dan intimidasi terhadap penduduk.

Warga setempat menilai serangan tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan tekanan sistematis yang menggerus kemampuan mereka untuk bertahan hidup. Bagi masyarakat pedesaan di wilayah itu, peternakan menjadi sumber utama pendapatan sekaligus ketahanan pangan keluarga.

Data Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok mencatat, sepanjang November lalu terjadi 621 serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat. Bentuk serangan mencakup perusakan lahan pertanian, pencurian hasil ternak, serta kekerasan fisik.

Saat ini, sekitar 750 ribu pemukim Israel tinggal di ratusan permukiman di wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur. Keberadaan permukiman tersebut telah lama menjadi sumber ketegangan dengan warga Palestina yang tinggal di sekitarnya.

Pada Juli lalu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina sebagai tindakan ilegal dan menyerukan penghentian seluruh aktivitas permukiman. Namun di lapangan, warga Palestina masih menghadapi risiko kehilangan tanah dan sumber penghidupan mereka.

Otoritas Palestina terus mendesak komunitas internasional untuk menekan Israel agar menghentikan aktivitas permukiman di wilayah pendudukan, yang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dinilai melanggar hukum internasional.

Sumber: Anadolu

Berita Terkait

AS Kehilangan Belasan Drone di Timur Tengah, Intensitas Konflik dengan Iran Meningkat
Trump Sindir Armada Inggris, Retakan Aliansi Barat Makin Terbuka di Tengah Ketegangan Iran
AS dan Iran Dijadwalkan Bertemu Pekan Ini di Tengah Ketegangan Kawasan
Uji Rudal Iran Bikin Dunia Waspada, Jangkauan Meluas hingga 4.000 Km
PBB Kecam Serangan Fasilitas Medis di Sudan, Desak Penghentian Pertempuran
PBB Soroti Eskalasi Timur Tengah, Konflik Dinilai Kian Tak Terkendali
Kim Jong Un Tegaskan Dukungan ke Rusia, Hubungan Kedua Negara Makin Erat
Korut Tampilkan Sistem Roket Baru Jelang Kongres Partai, Perkuat Sinyal Militer

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 04:47 WIB

AS Kehilangan Belasan Drone di Timur Tengah, Intensitas Konflik dengan Iran Meningkat

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trump Sindir Armada Inggris, Retakan Aliansi Barat Makin Terbuka di Tengah Ketegangan Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:44 WIB

AS dan Iran Dijadwalkan Bertemu Pekan Ini di Tengah Ketegangan Kawasan

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:07 WIB

Uji Rudal Iran Bikin Dunia Waspada, Jangkauan Meluas hingga 4.000 Km

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:40 WIB

PBB Kecam Serangan Fasilitas Medis di Sudan, Desak Penghentian Pertempuran

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:35 WIB

PBB Soroti Eskalasi Timur Tengah, Konflik Dinilai Kian Tak Terkendali

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:32 WIB

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan ke Rusia, Hubungan Kedua Negara Makin Erat

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:49 WIB

Korut Tampilkan Sistem Roket Baru Jelang Kongres Partai, Perkuat Sinyal Militer

Berita Terbaru