Jakarta – Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi melalui penyaluran bonus bagi peraih medali ajang ASEAN Para Games. Dana ratusan miliar rupiah tersebut disalurkan langsung ke rekening para penerima guna memastikan proses yang cepat dan transparan.
Penyaluran bonus ini melibatkan kerja sama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai mitra perbankan. Skema transfer langsung dipilih agar atlet dan pelatih dapat menerima haknya tanpa kendala administratif.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa pemberian bonus merupakan bentuk penghargaan negara atas perjuangan para atlet, khususnya atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat regional.
Ia menyebut, kebijakan tersebut juga merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap capaian prestasi olahraga mendapatkan perhatian yang layak dari negara.
Secara keseluruhan, nilai bonus yang disalurkan mencapai sekitar Rp365 miliar dan diberikan kepada ratusan atlet serta pelatih. Seluruh dana diterima secara utuh oleh penerima karena kewajiban pajaknya ditanggung pemerintah.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa pihaknya memastikan proses penyaluran berjalan aman dan tepat sasaran. Selain itu, BRI juga mendorong para atlet untuk mengelola dana yang diterima secara bijak melalui program edukasi keuangan.
Dalam ajang ASEAN Para Games ke-13 yang berlangsung di Thailand, kontingen Indonesia mencatatkan hasil membanggakan. Raihan medali yang melampaui target menempatkan Indonesia di posisi papan atas klasemen akhir, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan olahraga disabilitas di kawasan Asia Tenggara.
Besaran bonus yang diberikan bervariasi, dengan nominal tertinggi mencapai Rp1 miliar untuk peraih medali emas nomor individu. Sementara itu, pelatih juga mendapatkan penghargaan sesuai kontribusi mereka dalam mendampingi atlet.
Pemerintah berharap, apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi di ajang internasional. Selain itu, dukungan berkelanjutan diharapkan mampu mendorong kesejahteraan atlet serta memperkuat ekosistem olahraga nasional ke depan.
(yon).







