BLITAR – Pemerintah melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar mulai mematangkan tahapan akhir penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Salah satu yang telah dipastikan adalah jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) yang akan diberangkatkan dalam beberapa kelompok terbang.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Purnomo, menyampaikan bahwa total pemberangkatan jamaah dari daerah tersebut akan terbagi dalam empat kloter. Rombongan pertama dijadwalkan berangkat lebih awal dibandingkan kloter lainnya.
“Kloter awal akan diberangkatkan terlebih dahulu, kemudian disusul kloter berikutnya secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar jamaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya. Untuk kloter berikutnya, jadwal keberangkatan dilakukan dalam waktu yang berdekatan guna menyesuaikan alur penerbangan dan kesiapan asrama haji.
Selain kloter penuh yang seluruh pesertanya berasal dari Kabupaten Blitar, terdapat pula satu kloter gabungan yang akan diberangkatkan bersama jamaah dari daerah lain. Skema ini merupakan bagian dari pengaturan nasional dalam penyelenggaraan haji.
Purnomo menambahkan, seluruh rangkaian persiapan di tingkat daerah pada dasarnya telah rampung. Kegiatan bimbingan manasik, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, telah dilaksanakan sebagai bekal jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Saat ini, pihaknya memfokuskan perhatian pada penyelesaian administrasi akhir. Tahapan tersebut meliputi verifikasi dokumen serta penyesuaian data jamaah sesuai pembagian kloter untuk menghindari kendala saat proses keberangkatan.
“Administrasi menjadi hal yang sangat penting karena akan berkaitan langsung dengan proses pemeriksaan di embarkasi hingga keberangkatan ke Arab Saudi,” kata dia.
Sejauh ini, belum terdapat laporan terkait calon jamaah yang mengundurkan diri. Seluruh jamaah yang telah terdaftar dinyatakan siap mengikuti tahapan keberangkatan sesuai jadwal.
Meski demikian, Kementerian Agama mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. Faktor cuaca di Arab Saudi yang cenderung panas menjadi perhatian khusus agar jamaah tetap dalam kondisi prima saat menjalankan ibadah.
Pemerintah daerah berharap seluruh calon jamaah haji asal Kabupaten Blitar dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. Penyelenggaraan haji tahun ini juga diharapkan berjalan tertib seiring dengan kesiapan yang telah dilakukan sejak jauh hari.
(gun)







