Bareskrim Tegas: Sikat Habis Mafia BBM dan LPG Subsidi, Tak Ada Ampun

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Aparat penegak hukum meningkatkan tekanan terhadap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi yang dinilai masih marak terjadi di berbagai daerah. Kepolisian menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku yang memanfaatkan subsidi negara untuk kepentingan pribadi.

Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Nunung Syarifuddin, menyatakan penindakan akan dilakukan tanpa kompromi. Instruksi tersebut, kata dia, merupakan bagian dari langkah serius pemerintah dalam menjaga distribusi energi bersubsidi tetap tepat sasaran.

Penegakan hukum ini tidak berdiri sendiri. Kepolisian juga menggandeng TNI untuk memperkuat pengawasan, termasuk terhadap kemungkinan keterlibatan oknum aparat. Sinergi lintas institusi dianggap penting mengingat pola penyelewengan yang semakin kompleks dan terorganisir.

Sepanjang 2025 hingga awal 2026, aparat telah mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan BBM dan elpiji subsidi. Dari pengungkapan tersebut, ratusan tersangka diamankan dengan nilai kerugian negara yang mencapai lebih dari satu triliun rupiah.

Modus yang ditemukan beragam, mulai dari penimbunan, pengoplosan, hingga penyalahgunaan distribusi yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu. Dalam sejumlah kasus, pelaku memanfaatkan celah pengawasan di tingkat distribusi untuk meraup keuntungan.

Penindakan yang semakin masif ini sejalan dengan upaya pemerintah menekan beban subsidi energi yang terus meningkat. BBM dan elpiji bersubsidi merupakan salah satu komponen belanja negara yang paling sensitif, terutama ketika harga energi global berfluktuasi.

Namun demikian, tantangan di lapangan tidak sederhana. Rantai distribusi yang panjang dan melibatkan banyak pihak membuat pengawasan tidak selalu berjalan efektif. Celah inilah yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku untuk melakukan praktik ilegal.

Selain itu, ketimpangan antara harga subsidi dan harga pasar juga menjadi faktor pendorong utama terjadinya penyalahgunaan. Selisih harga yang signifikan membuka peluang keuntungan besar bagi pihak yang bermain di luar aturan.

Kepolisian menegaskan bahwa penindakan tidak hanya menyasar pelaku di tingkat bawah, tetapi juga pihak-pihak yang berada di balik jaringan distribusi ilegal. Pendekatan ini diharapkan dapat memutus rantai penyalahgunaan secara menyeluruh.

Di sisi lain, langkah represif dinilai perlu diimbangi dengan perbaikan sistem distribusi dan pengawasan berbasis teknologi agar potensi penyimpangan dapat ditekan sejak awal.

Pemerintah kini berada pada posisi krusial: menjaga keberlanjutan subsidi energi sekaligus memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Tanpa pengawasan ketat, kebijakan subsidi berisiko terus bocor dan membebani keuangan negara.

(yon)

Berita Terkait

Dugaan Aliran Dana ke Forkopimda Diselidiki, Kasus Bupati Tulungagung Masuk Babak Baru
BRI Cetak Sejarah, Jadi Bank Pertama di RI Raih Sertifikasi Global ISO/IEC 25000
Tekanan dari Dalam, Netanyahu Diserang Oposisi Usai Dukung Gencatan Senjata AS–Iran
Trump Klaim “Sudah Menang”, Negosiasi AS–Iran Masuk Fase Kritis
Sepatu Mewah dan Uang Miliaran Terbongkar, Bupati Tulungagung dan Ajudan Jadi Tersangka
Aliran Dana Miliaran Terungkap, Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Tersangka
Belasan Pejabat Tulungagung Dibawa ke Jakarta, Rangkaian Pemeriksaan OTT Meluas”
Gerak Senyap Terbongkar! Diduga Tim KPK Masuk Tulungagung Sejak Senin

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:25 WIB

Dugaan Aliran Dana ke Forkopimda Diselidiki, Kasus Bupati Tulungagung Masuk Babak Baru

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

BRI Cetak Sejarah, Jadi Bank Pertama di RI Raih Sertifikasi Global ISO/IEC 25000

Minggu, 12 April 2026 - 07:39 WIB

Tekanan dari Dalam, Netanyahu Diserang Oposisi Usai Dukung Gencatan Senjata AS–Iran

Minggu, 12 April 2026 - 07:29 WIB

Trump Klaim “Sudah Menang”, Negosiasi AS–Iran Masuk Fase Kritis

Sabtu, 11 April 2026 - 18:24 WIB

Sepatu Mewah dan Uang Miliaran Terbongkar, Bupati Tulungagung dan Ajudan Jadi Tersangka

Sabtu, 11 April 2026 - 18:08 WIB

Aliran Dana Miliaran Terungkap, Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 11 April 2026 - 11:58 WIB

Belasan Pejabat Tulungagung Dibawa ke Jakarta, Rangkaian Pemeriksaan OTT Meluas”

Sabtu, 11 April 2026 - 11:47 WIB

Gerak Senyap Terbongkar! Diduga Tim KPK Masuk Tulungagung Sejak Senin

Berita Terbaru