Gerak Senyap Terbongkar! Diduga Tim KPK Masuk Tulungagung Sejak Senin

- Pewarta

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Operasi penindakan yang menyeret Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, diduga bukan berlangsung mendadak. Jejak pergerakan tim penindakan terendus sudah masuk wilayah Tulungagung sejak awal pekan dengan pola yang terorganisir dan tertutup.

Informasi yang dihimpun di lapangan mengarah pada penggunaan sejumlah kendaraan sewaan untuk menunjang mobilitas tim. Salah satu pelaku usaha rental mobil asal Nganjuk, Eges, mengaku menerima permintaan penyediaan armada dalam jumlah besar beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung.

“Pesanan datang dari rekan di Jakarta. Diminta kendaraan pelat AG untuk operasional di Tulungagung,” ujarnya.

Sembilan Minibus, Pola Senyap, Tanpa Sopir

Total sembilan unit kendaraan disiapkan, terdiri dari berbagai jenis minibus seperti Toyota Innova, Daihatsu Xenia, Toyota Avanza hingga Suzuki XL7. Seluruh kendaraan dikirim bertahap melalui Bandara Juanda, Sidoarjo, pada awal pekan.

Yang menarik, kendaraan tersebut diserahkan tanpa sopir alias lepas kunci. Artinya, kendaraan langsung dioperasikan oleh pihak penyewa.

“Tidak pakai driver, langsung dibawa sendiri,” kata Eges.

Selama masa sewa, pihak rental juga mengaku diminta menjaga kerahasiaan penggunaan kendaraan tersebut.

Berujung Pemeriksaan Besar-besaran

Rangkaian pergerakan itu berujung pada kegiatan pemeriksaan yang melibatkan belasan orang di Tulungagung. Berdasarkan informasi yang berkembang, total sekitar 18 orang sempat dimintai keterangan dalam proses tersebut.

Dari jumlah itu, sebagian kemudian dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk Bupati Tulungagung.

Namun hingga saat ini, seluruh proses masih dalam tahap pemeriksaan. Belum ada penetapan status hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Kendaraan Dikembalikan ke Polres

Usai kegiatan, seluruh kendaraan yang digunakan telah dikembalikan. Delapan unit berada di area Polres Tulungagung, sementara satu unit lainnya berada di Polres Sidoarjo.

“Kami diminta mengambil kendaraan setelah selesai. Posisinya di Tulungagung dan Sidoarjo,” ungkap Eges.

Rangkaian temuan ini memperlihatkan bahwa kegiatan penindakan tersebut diduga telah dipersiapkan secara matang, dengan mobilitas yang diatur sejak beberapa hari sebelumnya.

Pergerakan senyap, penggunaan kendaraan tanpa identitas mencolok, serta pengiriman bertahap menjadi indikasi kuat bahwa operasi dilakukan dengan pola tertutup.

Kesimpulan

Kasus yang menyeret kepala daerah ini tidak berdiri sendiri. Indikasi persiapan sejak awal pekan menunjukkan adanya operasi yang dirancang rapi dan sistematis.

Hingga kini, proses masih berjalan dan perkembangan lanjutan masih ditunggu, termasuk kejelasan perkara serta posisi hukum pihak-pihak yang diperiksa.

(gun)

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB