Derby London di Persimpangan Momentum: Palace Andalkan Rekor Akhir Tahun, Spurs Dibebani Kutukan Tandang

- Pewarta

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Duel Crystal Palace kontra Tottenham Hotspur di Selhurst Park, Minggu malam waktu setempat, bukan sekadar pertemuan dua rival sekota. Laga ini menjadi ajang pertaruhan momentum bagi dua tim yang sama-sama sedang mencari jalan keluar dari tren negatif di Premier League.

Crystal Palace memasuki pertandingan dengan beban mental usai tersingkir dari ajang piala lewat drama adu penalti. Namun di balik performa yang menurun, The Eagles masih menyimpan modal psikologis penting: konsistensi menutup kalender kompetisi dengan kemenangan. Dalam beberapa musim terakhir, Palace kerap menjadikan laga akhir tahun sebagai titik balik, dan tradisi itu kembali diharapkan hidup di hadapan publik Selhurst Park.

Di sisi lain, Tottenham datang dengan persoalan yang tak kalah pelik. Performa tandang Spurs menjadi sorotan utama setelah serangkaian hasil buruk membuat mereka sulit bersaing di papan atas. Kebobolan yang tinggi dan rapuhnya koordinasi lini belakang membuat setiap lawatan terasa seperti ujian berat, terlebih menghadapi lawan yang punya memori manis atas Spurs musim lalu.

Pertandingan ini juga menyorot kedalaman skuad kedua tim. Palace masih berjibaku dengan persoalan kebugaran, namun tetap menggantungkan harapan pada produktivitas penyerang utamanya. Tottenham pun harus memutar otak akibat absennya sejumlah pemain kunci, memaksa pelatih meramu ulang keseimbangan tim dengan opsi yang terbatas.

Dengan latar belakang tersebut, derby London ini diperkirakan berlangsung terbuka dan sarat tensi. Palace mengincar kebangkitan sekaligus menjaga tradisi positif akhir tahun, sementara Tottenham berusaha memutus rantai kegagalan tandang yang kian membebani. Di atas kertas, laga ini lebih dari sekadar perebutan tiga poin—ia adalah ujian mental, konsistensi, dan arah perjalanan kedua tim memasuki fase berikutnya musim ini.

(gn/yon).

Berita Terkait

Takeru Tutup Karier dengan Manis, Rodtang Tumbang KO di ONE Samurai 1
Shin Tae-yong Resmi Tangani Timnas Mini Soccer Indonesia, Bukan Kembali ke Timnas Senior
Italia Tolak Wacana Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Tegaskan Prinsip Sportivitas
FIFA Disorot! Usulan Ganti Iran dengan Italia Picu Kontroversi Jelang Piala Dunia
Dari Meja Domino ke Arena Prestasi, Trenggalek Mulai Cetak Atlet untuk Kejurprov 2026
Dipuji Malaysia, Wajah Baru Timnas Indonesia Bikin Geger: Kemenangan Besar Jadi Sinyal Ancaman di Final
Reuni “Trio Korea” Panaskan Final Four Proliga 2026, Pertamina Enduro Andalkan Chemistry Lama
Bebeto Turun Gunung, Suntik Mental Juara ke Skuad Brasil Jelang Piala Dunia 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 03:00 WIB

Takeru Tutup Karier dengan Manis, Rodtang Tumbang KO di ONE Samurai 1

Rabu, 29 April 2026 - 14:54 WIB

Shin Tae-yong Resmi Tangani Timnas Mini Soccer Indonesia, Bukan Kembali ke Timnas Senior

Sabtu, 25 April 2026 - 03:22 WIB

Italia Tolak Wacana Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Tegaskan Prinsip Sportivitas

Kamis, 23 April 2026 - 23:14 WIB

FIFA Disorot! Usulan Ganti Iran dengan Italia Picu Kontroversi Jelang Piala Dunia

Senin, 30 Maret 2026 - 08:29 WIB

Dari Meja Domino ke Arena Prestasi, Trenggalek Mulai Cetak Atlet untuk Kejurprov 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 01:17 WIB

Dipuji Malaysia, Wajah Baru Timnas Indonesia Bikin Geger: Kemenangan Besar Jadi Sinyal Ancaman di Final

Senin, 30 Maret 2026 - 01:02 WIB

Reuni “Trio Korea” Panaskan Final Four Proliga 2026, Pertamina Enduro Andalkan Chemistry Lama

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:44 WIB

Bebeto Turun Gunung, Suntik Mental Juara ke Skuad Brasil Jelang Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB