DPRD Trenggalek Soroti Proyek Wisata: Banyak Dana Keluar, PAD Masih Minim

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi II  DPRD Trenggalek, Mugianto

Foto : Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto

Trenggalek, Lumineerdaily – Kabupaten Trenggalek kembali jadi sorotan terkait proyek pembangunan wisata yang

menghabiskan anggaran besar, tapi kontribusinya terhadap pendapatan daerah dinilai belum optimal.

Komisi II DPRD Trenggalek menyatakan, dana pinjaman yang digunakan untuk pembangunan wisata seharusnya dialokasikan lebih tepat sasaran. Jika salah strategi, beban pembayaran pinjaman justru bisa semakin berat.

Ketua Komisi II, Mugianto atau akrab disapa Kang Obeng, menegaskan bahwa pemanfaatan dana harus fokus pada sektor yang benar-benar berpotensi menambah pendapatan daerah.

“Kalau destinasi wisata dikelola dengan optimal, bisa menghasilkan pundi-pundi pendapatan yang membantu pengembalian utang,” ujarnya.

Salah satu proyek yang mendapat sorotan adalah pengembangan kawasan wisata Dilem Wilis di Kecamatan Bendungan. Proyek ini menelan investasi Rp7 miliar, namun kontribusi PAD yang dihasilkan masih relatif kecil.

Menurut Kang Obeng, selama empat periode masa jabatannya, total investasi Pemkab di wilayah ini mencapai sekitar Rp100 miliar, tapi PAD yang masuk belum sebanding. Komisi II menilai, alokasi yang wajar untuk proyek ini seharusnya maksimal Rp1 miliar.

Selain Dilem Wilis, proyek Kota Atraktif yang memoles Pasar PON dengan biaya Rp6 miliar juga dikritik. Komisi II meminta proyek ini ditunda karena dianggap tidak mendesak.

“Kita tahan dulu pembangunan di dalam kota, kecuali di depan Plasa Kharisma yang dianggarkan Rp2 miliar, itu masih wajar,” jelas Kang Obeng.

Rencana pembangunan di kawasan Huko dan Alun-alun Trenggalek juga disarankan untuk ditunda satu hingga dua tahun demi menjaga stabilitas anggaran. Begitu juga dengan proyek wisata Guwo Lowo yang diperkirakan menghabiskan Rp5 miliar, sebaiknya ditinjau ulang karena potensi PAD-nya belum tentu sebanding.

Evaluasi ini menjadi pengingat bagi Pemkab Trenggalek untuk lebih hati-hati dalam merencanakan investasi wisata. Fokus pada destinasi dengan pengunjung tinggi, terutama wisata pantai, diyakini bisa lebih cepat meningkatkan pendapatan daerah.

“Ini masukan dari kami ke Pemkab. Semoga bisa didengar dan diterapkan,” pungkas Kang Obeng.

Berita Terkait

Direktur Baru PDAM Trenggalek Dilantik, Bupati Dorong Perbaikan Layanan dan Inovasi Usaha
Sekolah Rakyat Mulai Dikembangkan di Trenggalek, Akses Pendidikan Difokuskan untuk Keluarga Rentan
Pengadaan Proyek di Trenggalek Masih Tahap Awal, Tender Ditargetkan Mulai Kuartal Kedua
Bupati Trenggalek Lantik Sejumlah Pejabat, Penataan Struktur Organisasi Dipercepat
Pendapatan Nyaris Sempurna, Tapi Jalan Masih Jadi PR: LKPJ Trenggalek 2025 Disorot di Paripurna
Dari Meja Domino ke Arena Prestasi, Trenggalek Mulai Cetak Atlet untuk Kejurprov 2026
Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam
Peta Baru PKB Trenggalek: Lima Kandidat Muncul, DPP Siapkan Seleksi Berlapis hingga Juli 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 15:48 WIB

Direktur Baru PDAM Trenggalek Dilantik, Bupati Dorong Perbaikan Layanan dan Inovasi Usaha

Rabu, 1 April 2026 - 19:30 WIB

Sekolah Rakyat Mulai Dikembangkan di Trenggalek, Akses Pendidikan Difokuskan untuk Keluarga Rentan

Rabu, 1 April 2026 - 19:19 WIB

Pengadaan Proyek di Trenggalek Masih Tahap Awal, Tender Ditargetkan Mulai Kuartal Kedua

Rabu, 1 April 2026 - 19:13 WIB

Bupati Trenggalek Lantik Sejumlah Pejabat, Penataan Struktur Organisasi Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 - 19:02 WIB

Pendapatan Nyaris Sempurna, Tapi Jalan Masih Jadi PR: LKPJ Trenggalek 2025 Disorot di Paripurna

Senin, 30 Maret 2026 - 08:29 WIB

Dari Meja Domino ke Arena Prestasi, Trenggalek Mulai Cetak Atlet untuk Kejurprov 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 00:49 WIB

Mayat Lansia Ditemukan di Hutan Trenggalek, Polisi Duga Meninggal karena Kondisi Alam

Senin, 30 Maret 2026 - 00:40 WIB

Peta Baru PKB Trenggalek: Lima Kandidat Muncul, DPP Siapkan Seleksi Berlapis hingga Juli 2026

Berita Terbaru