Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis Disiapkan, Potensi Hemat Puluhan Triliun per Tahun

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah mulai mengkaji langkah efisiensi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari penyesuaian belanja negara di tengah dinamika ekonomi global. Salah satu opsi yang mengemuka adalah pengurangan hari operasional program dalam satu pekan.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut bahwa inisiatif efisiensi tersebut berasal dari internal pelaksana program, yakni Badan Gizi Nasional. Dengan penyesuaian tersebut, potensi penghematan anggaran disebut dapat mencapai puluhan triliun rupiah setiap tahunnya.

Menurutnya, evaluasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal tanpa menghilangkan tujuan utama program, yaitu meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah.

Skema yang tengah dibahas mengarah pada pengurangan frekuensi pemberian manfaat dalam satu minggu. Meski demikian, kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final pemerintah.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah efisiensi tidak serta-merta berarti pengurangan kualitas layanan. Fokus utama tetap pada efektivitas penyaluran serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dijadwalkan akan menyampaikan secara resmi arah kebijakan tersebut setelah proses koordinasi lintas kementerian selesai dilakukan.

Dalam struktur anggaran tahun 2026, program MBG menjadi salah satu pos belanja besar dengan nilai ratusan triliun rupiah. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pelaksanaan langsung, sementara sisanya disiapkan sebagai cadangan untuk menjaga fleksibilitas kebijakan.

Pemerintah menilai langkah efisiensi ini penting untuk memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang. Selain itu, penyesuaian dilakukan agar anggaran negara tetap mampu merespons berbagai tantangan, termasuk tekanan ekonomi global dan kebutuhan prioritas lainnya.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap program MBG tetap berjalan optimal, sekaligus memberikan ruang pengelolaan fiskal yang lebih sehat dan adaptif ke depan.

(Yn).

Berita Terkait

Pemkot Blitar Terima Bantuan Truk untuk Koperasi Kelurahan, Penguatan Ekonomi Lokal Digenjot
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Koperasi Merah Putih di Blitar Dikebut: Bangunan Hampir Tuntas, Administrasi Jadi Penentu Jalan Operasional
Harga Emas Antam Naik Rp27 Ribu, Tembus Rekor Baru—Investor Mulai Berburu
Pemerintah Siapkan Efisiensi Anggaran Jilid II, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen
Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Nasional, Pengumuman Menunggu Koordinasi Final
Pemerintah Siapkan Penerapan Bea Keluar Batu Bara Mulai April, Industri Beri Catatan
Kemhan Siapkan 30 Ribu Sarjana untuk Kelola Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:50 WIB

Pemkot Blitar Terima Bantuan Truk untuk Koperasi Kelurahan, Penguatan Ekonomi Lokal Digenjot

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:16 WIB

Koperasi Merah Putih di Blitar Dikebut: Bangunan Hampir Tuntas, Administrasi Jadi Penentu Jalan Operasional

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:17 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp27 Ribu, Tembus Rekor Baru—Investor Mulai Berburu

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:48 WIB

Pemerintah Siapkan Efisiensi Anggaran Jilid II, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:41 WIB

Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis Disiapkan, Potensi Hemat Puluhan Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:33 WIB

Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Nasional, Pengumuman Menunggu Koordinasi Final

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:24 WIB

Pemerintah Siapkan Penerapan Bea Keluar Batu Bara Mulai April, Industri Beri Catatan

Berita Terbaru