Jakarta – Pemerintah mulai mengkaji langkah efisiensi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari penyesuaian belanja negara di tengah dinamika ekonomi global. Salah satu opsi yang mengemuka adalah pengurangan hari operasional program dalam satu pekan.
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut bahwa inisiatif efisiensi tersebut berasal dari internal pelaksana program, yakni Badan Gizi Nasional. Dengan penyesuaian tersebut, potensi penghematan anggaran disebut dapat mencapai puluhan triliun rupiah setiap tahunnya.
Menurutnya, evaluasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal tanpa menghilangkan tujuan utama program, yaitu meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah.
Skema yang tengah dibahas mengarah pada pengurangan frekuensi pemberian manfaat dalam satu minggu. Meski demikian, kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi keputusan final pemerintah.
Pemerintah menegaskan bahwa langkah efisiensi tidak serta-merta berarti pengurangan kualitas layanan. Fokus utama tetap pada efektivitas penyaluran serta ketepatan sasaran penerima manfaat.
Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dijadwalkan akan menyampaikan secara resmi arah kebijakan tersebut setelah proses koordinasi lintas kementerian selesai dilakukan.
Dalam struktur anggaran tahun 2026, program MBG menjadi salah satu pos belanja besar dengan nilai ratusan triliun rupiah. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pelaksanaan langsung, sementara sisanya disiapkan sebagai cadangan untuk menjaga fleksibilitas kebijakan.
Pemerintah menilai langkah efisiensi ini penting untuk memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang. Selain itu, penyesuaian dilakukan agar anggaran negara tetap mampu merespons berbagai tantangan, termasuk tekanan ekonomi global dan kebutuhan prioritas lainnya.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap program MBG tetap berjalan optimal, sekaligus memberikan ruang pengelolaan fiskal yang lebih sehat dan adaptif ke depan.
(Yn).







