Pemerintah Siapkan Kebijakan WFH Nasional, Pengumuman Menunggu Koordinasi Final

- Pewarta

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai bagian dari langkah strategis menghadapi dinamika ekonomi dan mobilitas masyarakat. Keputusan terkait kebijakan tersebut disebut telah dirampungkan dan tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa hasil pembahasan lintas kementerian sudah mencapai tahap akhir. Namun, penyampaian resmi kepada publik akan dilakukan oleh Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Menurut Purbaya, kebijakan WFH tidak hanya dilihat dari sisi efisiensi mobilitas, tetapi juga dampaknya terhadap aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Ia menilai, meskipun ada potensi penghematan konsumsi energi, pergerakan ekonomi yang tetap aktif justru dapat memberikan kontribusi positif terhadap penerimaan negara.

“Ketika aktivitas ekonomi tetap berjalan, maka sektor usaha ikut bergerak. Dari situ, penerimaan negara juga bisa meningkat,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.

Pemerintah disebut menggunakan pendekatan menyeluruh dalam merancang kebijakan ini. Artinya, tidak hanya mempertimbangkan efisiensi biaya, tetapi juga menjaga keseimbangan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Salah satu skema yang mengemuka adalah penerapan WFH pada hari tertentu, termasuk opsi hari Jumat. Pemilihan hari tersebut dinilai memiliki dampak paling kecil terhadap produktivitas kerja dibandingkan hari lainnya.

Meski demikian, belum ada kepastian apakah kebijakan ini akan bersifat wajib bagi seluruh sektor. Pemerintah memberi sinyal bahwa penerapan penuh kemungkinan hanya berlaku bagi instansi pemerintahan, sementara sektor swasta berpotensi bersifat fleksibel atau berupa imbauan.

Untuk sektor industri seperti pabrik, kebijakan ini diperkirakan tidak akan diterapkan karena karakter pekerjaan yang membutuhkan kehadiran fisik.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, kebijakan WFH diharapkan mampu menjadi solusi adaptif di tengah perubahan pola kerja dan mobilitas masyarakat. Pemerintah menargetkan langkah ini tetap menjaga produktivitas nasional, sekaligus memberikan dampak positif bagi efisiensi dan keberlanjutan ekonomi.

(YN).

Berita Terkait

Mulai Juli 2026, Solar Bakal Berubah Jadi B50, Bagaimana Dampaknya ke Harga BBM?
BGN Dorong Kampus Kelola Dapur MBG Mandiri, Dinilai Bisa Jadi Pusat Ekosistem Pangan
Menteri ESDM: Stok Energi Nasional Aman, Pemerintah Cari Cara Kurangi Impor LPG
Dorong Kendaraan Listrik, Mendagri Instruksikan Gubernur Beri Insentif Pajak hingga Nol Persen
Link dan Syarat Daftar Koperasi Merah Putih 2026, Ribuan Lowongan Resmi Dibuka
TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi
1.000 Rumah Subsidi untuk Pegawai Dapur MBG Disiapkan, Skema Ringan Jadi Andalan Pemerintah
Cicil Emas Makin Mudah dari Genggaman, BRI–Pegadaian Gaspol Dorong Investasi Digital Rakyat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:21 WIB

Mulai Juli 2026, Solar Bakal Berubah Jadi B50, Bagaimana Dampaknya ke Harga BBM?

Rabu, 29 April 2026 - 18:54 WIB

BGN Dorong Kampus Kelola Dapur MBG Mandiri, Dinilai Bisa Jadi Pusat Ekosistem Pangan

Senin, 27 April 2026 - 19:33 WIB

Menteri ESDM: Stok Energi Nasional Aman, Pemerintah Cari Cara Kurangi Impor LPG

Kamis, 23 April 2026 - 20:22 WIB

Dorong Kendaraan Listrik, Mendagri Instruksikan Gubernur Beri Insentif Pajak hingga Nol Persen

Rabu, 22 April 2026 - 23:19 WIB

Link dan Syarat Daftar Koperasi Merah Putih 2026, Ribuan Lowongan Resmi Dibuka

Minggu, 19 April 2026 - 22:08 WIB

TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi

Minggu, 19 April 2026 - 21:49 WIB

1.000 Rumah Subsidi untuk Pegawai Dapur MBG Disiapkan, Skema Ringan Jadi Andalan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 - 09:15 WIB

Cicil Emas Makin Mudah dari Genggaman, BRI–Pegadaian Gaspol Dorong Investasi Digital Rakyat

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB