Tulungagung – Isu dugaan operasi tangkap tangan (OTT) mencuat di Kabupaten Tulungagung, Jumat (10/4/2026), Kabar ini berkembang di tengah munculnya aktivitas tidak biasa di sejumlah titik, terutama di Mapolres Tulungagung.
Sejak sore hari, akses menuju area Mapolres terlihat diperketat. Pintu gerbang utama ditutup dan penjagaan dilakukan lebih ketat dari biasanya. Awak media yang mencoba masuk ke dalam area tidak diperkenankan melintas.
Dari pantauan di sekitar lokasi, sejumlah kendaraan dengan pelat luar daerah tampak keluar masuk area Mapolres. Situasi ini memicu dugaan adanya kegiatan penting yang tengah berlangsung di dalam.
Sejumlah Nama Disebut, Belum Ada Kepastian
Informasi yang beredar menyebutkan adanya sejumlah pihak yang diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan. Nama Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turut disebut dalam kabar tersebut.
Namun hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kebenaran informasi tersebut. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan.
Kapolres Tulungagung, Ihram Kustarto, saat dikonfirmasi menyatakan belum menerima informasi terkait adanya kegiatan OTT maupun penggunaan Mapolres untuk kegiatan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan singkat tanpa penjelasan lebih lanjut, sementara kondisi di lapangan menunjukkan adanya peningkatan pengamanan.
Selain di Mapolres, aktivitas kendaraan juga terpantau meningkat di kawasan Pendopo Tulungagung. Beberapa mobil dengan pelat luar daerah terlihat hilir mudik sejak sore hari.

Pergerakan ini menambah spekulasi adanya agenda penting yang tengah berlangsung di lingkup pemerintahan daerah.
Isu dugaan OTT di Tulungagung hingga kini belum terkonfirmasi secara pasti. Namun, pengamanan ketat di Mapolres, aktivitas kendaraan luar daerah, serta beredarnya kabar pemeriksaan sejumlah pihak menjadi perhatian di lapangan.
Situasi masih berkembang dan belum ada penjelasan resmi yang memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
(gun)







