Iuran Komite SMA Negeri Gondang Jadi Sorotan, Bandingkan dengan Praktik di SMA Kauman

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Penarikan iuran komite di SMA Negeri Gondang kembali menarik perhatian orang tua siswa. Beberapa wali murid mempertanyakan kewajiban membayar iuran bulanan, yang menurut mereka perlu dijelaskan lebih terbuka agar tidak menimbulkan salah paham.

Isu ini mencuat setelah seorang wali murid menulis keluhan melalui media sosial, menyebut adanya iuran rutin sebesar Rp120 ribu per bulan. Ia juga menyinggung pengalaman sebelumnya saat kasus serupa muncul di SMA Negeri Kauman, yang kala itu menimbulkan respons berbeda-beda dari pihak sekolah dan orang tua.

Keluhan ini memunculkan pertanyaan terkait mekanisme penarikan iuran, pihak yang mengelola dana, serta sistem pencatatan dan pertanggungjawaban yang diterapkan di SMA Negeri Gondang.

Pengelola akun media sosial yang memuat keluhan menyatakan siap membuka ruang klarifikasi untuk menelusuri informasi lebih lanjut.

Sejumlah orang tua membandingkan praktik di sekolah lain. Ada yang menyebut sekolah tidak memberlakukan iuran bulanan, sementara yang lain pernah memberikan sumbangan melalui mekanisme komite sekolah, termasuk di SMA Negeri Kauman.

Perbandingan ini membuat perhatian terfokus pada cara pengelolaan komite, agar jelas dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu sekolah dan wali murid mencapai kesepahaman terkait pengelolaan iuran.

Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat memberikan arahan dan pembinaan agar pengelolaan dana komite berjalan tertib, akuntabel, dan tidak memberatkan siswa maupun orang tua.

(gun)

Berita Terkait

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan
Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung
Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan
Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan
BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain
Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:58 WIB

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Senin, 30 Maret 2026 - 08:01 WIB

Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:29 WIB

Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:21 WIB

Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:14 WIB

Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:58 WIB

BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:48 WIB

Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terbaru