Menu MBG TK Mardisunu Tanjungsari Boyolangu Tulungagung Diprotes Wali Murid, Keluhan Muncul di Medsos

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi MBG

Foto ilustrasi MBG

TULUNGAGUNG – Keluhan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu taman kanak-kanak di Kabupaten Tulungagung ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah wali murid menyampaikan keberatan terhadap menu makanan yang diterima anak-anak mereka di sekolah.

Keluhan tersebut disebut berasal dari wali murid di TK Mardisunu yang berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu. Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial, para orang tua siswa menyoroti menu MBG yang dinilai kurang bervariasi.

Beberapa wali murid menyebut dalam beberapa kesempatan anak-anak hanya mendapatkan makanan seperti tahu isi maupun bakwan sayur. Selain itu, ada juga keluhan terkait pembagian susu yang disebut tidak diterima dalam kurun waktu tertentu.

Percakapan para wali murid tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang berharap program MBG benar-benar dapat memberikan asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak.

Salah satu wali murid dalam percakapan yang beredar menyebutkan bahwa para orang tua sebenarnya ingin menyampaikan masukan terkait menu makanan tersebut. Namun mereka mengaku belum mengetahui harus menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak mana.

Pada pembagian terbaru yang diterima siswa, menu yang diberikan disebut lebih lengkap dibanding sebelumnya. Anak-anak dilaporkan mendapatkan susu kotak, buah serta roti.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, para wali murid berharap pelaksanaannya dapat terus dievaluasi agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh para siswa.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak terkait mengenai keluhan yang ramai dibicarakan di media sosial tersebut.

(gwn/Wek).

Berita Terkait

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan
Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung
Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan
Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan
BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain
Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:58 WIB

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Senin, 30 Maret 2026 - 08:01 WIB

Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:29 WIB

Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:21 WIB

Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:14 WIB

Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:58 WIB

BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:48 WIB

Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terbaru