Menu MBG TK Mardisunu Tanjungsari Boyolangu Tulungagung Diprotes Wali Murid, Keluhan Muncul di Medsos

- Pewarta

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi MBG

Foto ilustrasi MBG

TULUNGAGUNG – Keluhan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu taman kanak-kanak di Kabupaten Tulungagung ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah wali murid menyampaikan keberatan terhadap menu makanan yang diterima anak-anak mereka di sekolah.

Keluhan tersebut disebut berasal dari wali murid di TK Mardisunu yang berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu. Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial, para orang tua siswa menyoroti menu MBG yang dinilai kurang bervariasi.

Beberapa wali murid menyebut dalam beberapa kesempatan anak-anak hanya mendapatkan makanan seperti tahu isi maupun bakwan sayur. Selain itu, ada juga keluhan terkait pembagian susu yang disebut tidak diterima dalam kurun waktu tertentu.

Percakapan para wali murid tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang berharap program MBG benar-benar dapat memberikan asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak.

Salah satu wali murid dalam percakapan yang beredar menyebutkan bahwa para orang tua sebenarnya ingin menyampaikan masukan terkait menu makanan tersebut. Namun mereka mengaku belum mengetahui harus menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak mana.

Pada pembagian terbaru yang diterima siswa, menu yang diberikan disebut lebih lengkap dibanding sebelumnya. Anak-anak dilaporkan mendapatkan susu kotak, buah serta roti.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, para wali murid berharap pelaksanaannya dapat terus dievaluasi agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh para siswa.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak terkait mengenai keluhan yang ramai dibicarakan di media sosial tersebut.

(gwn/Wek).

Berita Terkait

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien
Siswi SMPN 4 Tulungagung Raih Juara 2 OSN IPA, Bukti Pembinaan Akademik Berjalan Konsisten
Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39 WIB

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:28 WIB

Siswi SMPN 4 Tulungagung Raih Juara 2 OSN IPA, Bukti Pembinaan Akademik Berjalan Konsisten

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Berita Terbaru