TULUNGAGUNG, LumineerDaily.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas daerah di tengah meningkatnya tantangan keamanan dan dinamika sosial. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), unsur pemerintah, TNI, Polri, dan perangkat kewilayahan dikumpulkan dalam forum penguatan sinergi tiga pilar yang digelar di salah satu hotel di Tulungagung, Senin (27/7/2026).
Forum tersebut diikuti jajaran kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tim TKDD, serta perwakilan berbagai instansi terkait. Kegiatan difokuskan pada penguatan koordinasi dalam mendeteksi dan merespons berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, mengatakan stabilitas daerah menjadi salah satu syarat penting agar roda pemerintahan, investasi, hingga pelayanan publik dapat berjalan dengan baik. Karena itu, komunikasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat harus terus diperkuat.
Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat kini tidak hanya berkaitan dengan keamanan konvensional, tetapi juga dipengaruhi perkembangan teknologi informasi. Penyebaran hoaks, provokasi di media sosial, penyalahgunaan narkotika, kenakalan remaja, hingga potensi konflik sosial membutuhkan penanganan yang cepat dan terkoordinasi.
“Sinergi seluruh unsur di tingkat wilayah menjadi kunci agar setiap potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan tiga pilar di tingkat desa dan kelurahan memiliki posisi strategis karena menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang intensif dan pendekatan persuasif, berbagai persoalan diharapkan dapat diselesaikan dengan mengedepankan musyawarah serta menjaga kerukunan antarwarga.
Dalam forum tersebut, peserta juga didorong memperkuat koordinasi antarlembaga, menyamakan langkah penanganan persoalan di lapangan, serta mengoptimalkan sistem deteksi dini dan pelaporan cepat apabila muncul indikasi gangguan keamanan maupun ketertiban.
Bakesbangpol menilai kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat akan menjadi modal penting untuk menjaga iklim daerah tetap kondusif. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap keberlangsungan pembangunan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan penguatan kapasitas aparatur dan koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah di tengah tantangan yang terus berkembang.
(gUn)















