Sekda Kosong Tak Sampai Sepekan, Pemkot Blitar Tunjuk Pj untuk Jaga Stabilitas Birokrasi

- Pewarta

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar – Pemerintah Kota Blitar bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dengan menunjuk pejabat sementara. Langkah ini dilakukan agar roda pemerintahan tidak tersendat di tengah dinamika rotasi jabatan.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menegaskan posisi Sekda merupakan kunci koordinasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama.

“Kalau posisi ini kosong, koordinasi bisa terganggu. Maka harus segera diisi,” ujarnya.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Pemkot menunjuk Tri Iman Prasetyo sebagai Penjabat (Pj) Sekda. Penunjukan ini bersifat sementara sambil menunggu proses pengisian definitif melalui mekanisme seleksi terbuka.

Tri Iman dipilih bukan tanpa alasan. Ia dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang cukup matang, serta kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk mengoordinasikan berbagai OPD di lingkungan pemerintah kota.

Sebelumnya, jabatan Sekda diisi oleh Priyo Suhartono yang kini bergeser ke posisi staf ahli. Pergeseran ini merupakan bagian dari penataan organisasi yang dilakukan pemerintah daerah.

Pemkot memastikan, masa jabatan Pj Sekda hanya bersifat sementara, dengan estimasi sekitar tiga bulan. Dalam waktu tersebut, proses seleksi terbuka untuk posisi Sekda definitif akan segera dimulai.

“Proses seleksi akan kita jalankan sesuai aturan. Harapannya dalam waktu dekat sudah ada Sekda definitif,” kata wali kota.

Langkah cepat ini diambil untuk menjaga stabilitas kinerja birokrasi, terutama dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa gangguan. Sekda memiliki peran penting sebagai penghubung antar perangkat daerah, sekaligus motor penggerak administrasi pemerintahan.

Dengan posisi yang kembali terisi, Pemkot Blitar berharap koordinasi internal semakin solid, sehingga program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa hambatan.

(gun)

Berita Terkait

Mengapa 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia?
BPBD Kota Blitar Siapkan 20 Tandon Air untuk Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2026
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blitar Selatan Turun Tangan
Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Surabaya, Soroti PHK hingga Perlindungan Pekerja Digital
Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Dorong Penguatan Industri Nasional
Dugaan Pungli Fasilitas Khusus di Lapas Blitar Diusut, Tiga Petugas Diperiksa
Putusan Sela PN Banyuwangi Akhiri Gugatan terhadap Denada, Perkara Tidak Dilanjutkan
HUT ke-74 Kopassus di Blitar, Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian Tanpa Batas
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Mengapa 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia?

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

BPBD Kota Blitar Siapkan 20 Tandon Air untuk Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:54 WIB

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blitar Selatan Turun Tangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:01 WIB

Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Surabaya, Soroti PHK hingga Perlindungan Pekerja Digital

Rabu, 29 April 2026 - 13:48 WIB

Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Dorong Penguatan Industri Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 16:26 WIB

Dugaan Pungli Fasilitas Khusus di Lapas Blitar Diusut, Tiga Petugas Diperiksa

Kamis, 23 April 2026 - 20:44 WIB

Putusan Sela PN Banyuwangi Akhiri Gugatan terhadap Denada, Perkara Tidak Dilanjutkan

Senin, 20 April 2026 - 20:21 WIB

HUT ke-74 Kopassus di Blitar, Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian Tanpa Batas

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB