20 WNI Berhasil Kabur dari Kompleks Judi Online di Myanmar, KBRI Lakukan Verifikasi di Thailand

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lumineerdaily – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 20 warga negara Indonesia (WNI) berhasil melarikan diri dari lokasi judi online di Kompleks KK Park, wilayah Myawaddy, Negara Bagian Kayin, Myanmar.

“Hingga Rabu malam, KBRI Yangon telah menerima konfirmasi dari KBRI Bangkok bahwa otoritas Thailand melaporkan sekitar 20 WNI telah berhasil menyeberang ke wilayah Thailand melalui Sungai Moei,” demikian pernyataan resmi KBRI Yangon yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10).

Kompleks KK Park dikenal sebagai kawasan yang dikelola kelompok Border Guard Force (BGF) dan kerap disebut sebagai pusat aktivitas penipuan daring (online scam) dan judi online lintas negara. Aksi pelarian massal lebih dari 300 pekerja asing, termasuk sekitar 75 WNI, terjadi pada Rabu (22/10) setelah militer Myanmar (Tatmadaw) dikabarkan bersiap melakukan operasi penggerebekan di kawasan tersebut.

Menurut laporan lapangan, situasi di area KK Park masih tegang. Sejumlah WNI disebut masih tertahan di dalam kompleks, sementara lainnya telah keluar dan mencari tempat aman di sekitar Myawaddy–Shwe Kokko.

KBRI Yangon menyebut bahwa data identitas serta kondisi fisik dari 20 WNI yang telah menyeberang ke Thailand kini tengah diverifikasi bersama otoritas setempat di Mae Sot, Thailand.

Pihak KBRI juga menegaskan terus melakukan koordinasi intensif dengan KBRI Bangkok dan otoritas Myanmar untuk memastikan keselamatan seluruh WNI, termasuk membuka jalur kemanusiaan yang aman bagi proses evakuasi selanjutnya.

Sebagai langkah antisipatif, KBRI kembali mengimbau seluruh warga negara Indonesia agar tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar negeri tanpa kejelasan legalitas, terutama di wilayah konflik dan kawasan rawan kejahatan siber serta perdagangan manusia seperti Myawaddy dan Shwe Kokko.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal upaya perlindungan dan pemulangan WNI dari wilayah tersebut melalui koordinasi lintas lembaga dan negara.

Berita Terkait

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah
Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur
Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin
Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban
Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah
Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris
Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya
Emas Raksasa di Bawah Laut: Temuan China di Laut Kuning Mengubah Peta Kekuatan Mineral Asia

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:41 WIB

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:18 WIB

Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:02 WIB

Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:44 WIB

Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:50 WIB

Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:37 WIB

Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:29 WIB

Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:46 WIB

Emas Raksasa di Bawah Laut: Temuan China di Laut Kuning Mengubah Peta Kekuatan Mineral Asia

Berita Terbaru