Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah

- Pewarta

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Kondisi Pasar Ngemplak di Kabupaten Tulungagung kembali menjadi perhatian DPRD. Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Hj. Binti Luklukah, SM, menilai pasar tradisional tersebut belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah, meski perannya penting bagi perekonomian masyarakat kecil.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, hingga kini wajah Pasar Ngemplak masih dihadapkan pada persoalan mendasar, mulai dari kebersihan, keterbatasan fasilitas, hingga penataan yang tidak tertib. Situasi tersebut dinilai berdampak langsung pada kenyamanan pedagang dan pengunjung, sekaligus menurunkan daya saing pasar tradisional.

“Pasar ini jauh dari kata layak. Fasilitasnya tidak mendukung aktivitas jual beli, baik bagi pedagang maupun pembeli,” ujarnya.

Ia menilai persoalan Pasar Ngemplak tidak dapat disikapi secara biasa. Pasar rakyat merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat kecil. Ketika pembenahan tidak dilakukan secara serius, aktivitas ekonomi ikut terhambat dan pasar tradisional semakin tertinggal di tengah perkembangan pusat perbelanjaan modern.

Binti Luklukah juga mempertanyakan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dalam mengelola pasar tradisional. Menurutnya, langkah pembenahan yang dilakukan selama ini belum menyentuh persoalan mendasar.

“Masalahnya bukan hal baru, tetapi penanganannya masih bersifat parsial dan tidak berkelanjutan,” tegasnya.

Selain kondisi fisik, DPRD Tulungagung menilai tata kelola Pasar Ngemplak belum mampu mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di satu sisi, pasar menjadi sumber retribusi, namun di sisi lain, fasilitas dasar dinilai belum sebanding dengan kontribusi yang diharapkan.

“Potensi pendapatan daerah ada. Tapi pengelolaannya harus tertib dan transparan. Jangan sampai pedagang terus dibebani tanpa diiringi perbaikan fasilitas,” ujarnya.

Komisi C DPRD, lanjut dia, akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Pasar Ngemplak. Revitalisasi fasilitas fisik, perbaikan drainase, kebersihan, penerangan, serta penataan pedagang dinilai perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

“Jika pasar tertata dan nyaman, aktivitas ekonomi akan berjalan lebih baik dan pendapatan daerah dapat meningkat tanpa mengorbankan pedagang,” katanya.

Kondisi Pasar Ngemplak, menurut DPRD, tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Tanpa langkah nyata dari pemerintah daerah, pasar tradisional dinilai berisiko terus tertinggal, sementara perannya sebagai penopang ekonomi rakyat kian melemah.

(gun).

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB