Jalan Kepatihan Tulungagung Rusak Parah, Ancaman Nyata bagi Keselamatan Pengguna Jalan

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Jalan Rusak

Foto Jalan Rusak

Tulungagung, Lumineerdaily.com – Infrastruktur jalan di Kabupaten Tulungagung kembali menjadi sorotan setelah seorang wanita mengalami kecelakaan di Jalan Kepatihan, kawasan Patihaan, sebelah timur perempatan Radio Joss, dekat Sentral PLN. Insiden ini terjadi akibat kerusakan jalan yang parah, dengan lubang besar dan aspal terkelupas, yang hampir tidak terlihat pada malam hari karena minimnya penerangan.

Video dan foto yang beredar di media sosial menunjukkan korban terduduk lemas dengan luka di kaki dan wajah, sementara warga setempat segera memberikan pertolongan. Seorang warga yang merekam kejadian tersebut menulis keluhannya melalui media sosial kepada Bupati Tulungagung, meminta perbaikan segera agar tidak ada korban lebih lanjut.

Menurut catatan warga dan laporan masyarakat sebelumnya, kondisi Jalan Kepatihan telah lama mengalami kerusakan serius. Beberapa lubang besar bahkan telah menjadi “jebakan” bagi pengendara roda dua dan roda empat. Meski Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Bina Marga Kabupaten Tulungagung secara rutin melakukan perbaikan, banyak warga menilai upaya tersebut bersifat tambal sulam dan belum menyentuh akar masalah, yaitu kerusakan struktural pada lapisan jalan.

PUPR Bidang Bina Marga memiliki kewenangan penuh atas perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan jalan kabupaten. Tanggung jawabnya mencakup identifikasi bahaya, penanganan darurat terhadap kerusakan, hingga pengelolaan anggaran untuk perbaikan jangka panjang. Namun, terbatasnya anggaran dan prioritas proyek lain kerap menjadi kendala bagi perbaikan menyeluruh.

Ahli transportasi dan keselamatan jalan menekankan bahwa lubang jalan yang tidak segera diperbaiki berpotensi menimbulkan kecelakaan serius. “Lubang besar dan penerangan minim adalah kombinasi yang sangat berbahaya, terutama untuk pengendara sepeda motor,” kata seorang pakar keselamatan lalu lintas yang menolak disebutkan namanya.

Warga berharap pemerintah daerah, termasuk Bupati Tulungagung dan PUPR, melakukan perbaikan komprehensif, bukan sekadar tambal sulam. “Ini bukan hanya soal estetika jalan, tapi nyawa warga yang dipertaruhkan,” ujar seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan Patihaan.

Kasus Jalan Kepatihan menjadi pengingat bahwa infrastruktur yang buruk tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan publik.

Berita Terkait

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan
Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung
Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan
Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan
BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain
Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:58 WIB

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Senin, 30 Maret 2026 - 08:01 WIB

Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:29 WIB

Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:21 WIB

Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:14 WIB

Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:58 WIB

BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:48 WIB

Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terbaru