Surat Palsu Mengatasnamakan Polisi Beredar di Tulungagung, Warga Diminta Tak Gentar

- Pewarta

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, Lumineerdaily.com – Gelombang penipuan dengan modus baru kembali menghampiri warga Tulungagung. Kali ini, para pelaku mencoba menampilkan diri seolah-olah memiliki kewenangan hukum. Sebuah surat yang disebut sebagai Surat Pengajuan Laporan Pelanggaran dikirimkan ke sejumlah warga, lengkap dengan tudingan pelanggaran yang tidak pernah mereka lakukan. Alurnya sederhana: menakuti, memancing panik, lalu membuka ruang untuk memeras.

Di permukaan, surat itu tampak seperti dokumen resmi kepolisian. Ada nama Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polres Tulungagung terpampang jelas. Namun, begitu diteliti, kejanggalan muncul bak tinta yang terlalu lama ditekan di kertas. Tanda tangan yang tertera justru menyerupai goresan acak, jauh dari standar dokumen institusional. Format surat pun lebih mirip pekerjaan rumah yang dikerjakan menjelang batas waktu daripada dokumen yang lahir dari birokrasi kepolisian.

Pihak Polres Tulungagung telah memastikan bahwa dokumen tersebut palsu. Tidak ada satupun surat sejenis yang pernah diterbitkan. Kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses penindakan hukum selalu melalui mekanisme resmi, mulai dari pemanggilan yang sah hingga proses penyelidikan yang dapat dipertanggungjawabkan. Bukan melalui selebaran dengan tanda tangan yang menyimpang dari bentuk aslinya.

Imbauan pun disampaikan kepada masyarakat. Warga diminta tak mudah terperdaya, terlebih jika tiba-tiba dituduh melakukan pelanggaran tanpa penjelasan apa pun. Kepanikan, menurut polisi, adalah celah yang paling sering dimanfaatkan para penipu. Begitu korban terpancing rasa takut, proses manipulasi berjalan mulus.

Bagi warga yang menerima surat serupa atau menemukan dokumen mencurigakan, Polres Tulungagung menyarankan agar segera melakukan verifikasi. Pengecekan dapat dilakukan langsung ke kantor polisi terdekat atau melalui nomor resmi Polres Tulungagung di 0812-1347-0007. Langkah konfirmasi sederhana itu kerap menjadi pembeda antara warga yang terselamatkan dan mereka yang akhirnya terjebak dalam permainan para pelaku.

Modus penipuan berkedok aparat bukan pertama kali terjadi di berbagai daerah. Namun versi Tulungagung ini menunjukkan pola yang semakin berani: memalsukan surat, menggunakan nama pejabat, hingga menaburkan narasi pelanggaran tanpa dasar. Kepolisian meminta masyarakat tetap waspada dan tidak memberikan ruang bagi pelaku untuk menunggangi kepanikan publik.

Warga Tulungagung disarankan tetap tenang, mencermati setiap surat yang diterima, dan tidak ragu meminta klarifikasi. Sebab dalam banyak kasus, yang tertawa bukanlah yang menerima surat, melainkan mereka yang menyebarkannya.

(GN).

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB