Tulungagung, Lumineerdaily.com – Aparat kepolisian bersama imigrasi menelusuri keberadaan tiga warga negara asing (WNA) asal Pakistan yang mengaku menyiapkan investasi ekspor-impor kopi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu, (17/12 /2025).
Pengawasan dilakukan menyusul laporan warga mengenai aktivitas orang asing di kawasan Perumahan BMW Kepatihan, Kelurahan Kepatihan. Aparat menilai klarifikasi diperlukan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran keimigrasian maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman.
Dari pemeriksaan awal, ketiga WNA diketahui memiliki paspor dan izin tinggal terbatas (ITAS) yang masih berlaku hingga 2027. Mereka baru menempati rumah kontrakan di wilayah tersebut sejak pertengahan Desember 2025. Namun, saat dimintai penjelasan mengenai rencana usaha, aparat belum menemukan dokumen pendukung yang menunjukkan adanya kegiatan bisnis yang konkret.
“Pengakuannya ada rencana bisnis ekspor-impor kopi,” kata Kasihumas Polres Tulungagung, Ipda Nanang, Jumat, 19/12/2025). Menurut dia, keterangan tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
Hasil pendalaman sementara oleh imigrasi dan intelijen kepolisian menunjukkan klaim investasi bernilai sekitar Rp 20 miliar itu belum disertai bukti legalitas perusahaan, mitra usaha, maupun aktivitas perdagangan yang dapat diverifikasi. Aparat juga tidak menutup kemungkinan narasi investasi tersebut digunakan sebagai modus tertentu.
Untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan, ketiga WNA tersebut kemudian diamankan dan diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas II Blitar. Proses pendalaman difokuskan pada tujuan keberadaan mereka di Tulungagung serta keterkaitan dengan pihak lain yang diduga merekomendasikan tempat tinggal.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan pengawasan terhadap aktivitas WNA akan diperkuat melalui koordinasi lintas instansi dan pelibatan perangkat lingkungan. “Langkah ini penting untuk memastikan keberadaan WNA sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Selama proses pengawasan dan pemeriksaan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.
(GUN).







