Bupati Trenggalek Minta ASN Mengkritik Diri Lewat Bedah Buku Reset Indonesia

- Pewarta

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk memperluas cara pandang dan berani mengkritik diri sendiri. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan bedah buku Reset Indonesia-1 di Amphiteater Hutan Kota Trenggalek, Senin, (22/12/2025).

Menurut Arifin, perubahan tata kelola pemerintahan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari pusat. Pemerintah daerah, termasuk ASN, harus menjadi aktor utama yang berani melakukan koreksi atas pola kerja dan cara berpikir yang selama ini dijalankan.

“Yang bertanggung jawab membawa perubahan di daerah adalah pemerintahnya sendiri. Karena itu, ASN harus berani mengkritik diri agar bisa berbenah,” kata Arifin.

Buku Reset Indonesia-1 ditulis oleh empat jurnalis lintas generasi, Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu. Buku tersebut merupakan hasil riset lapangan selama bertahun-tahun yang menyoroti persoalan struktural bangsa, mulai dari konflik agraria, krisis lingkungan, hingga arah kebijakan publik.

Arifin mengatakan, sejumlah gagasan dalam buku itu relevan dengan tantangan pembangunan di Trenggalek, terutama soal keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Ia menilai pembangunan yang tidak mempertimbangkan daya dukung ekologi berisiko menimbulkan masalah jangka panjang.

“Kalau ingin pembangunan berkelanjutan, ekonomi dan lingkungan tidak bisa dipertentangkan,” ujarnya.

Selain itu, Arifin menekankan pentingnya penguatan fiskal daerah. Namun, menurut dia, upaya tersebut harus tetap berpijak pada ekonomi kerakyatan dan prinsip keadilan sosial.

“Kita boleh memperkuat fiskal, tetapi struktur ekonomi rakyat harus dijaga dan tidak merusak lingkungan,” kata Arifin.

Meski demikian, Arifin mengaku tidak sepenuhnya sependapat dengan seluruh gagasan dalam Reset Indonesia-1. Salah satunya terkait pandangan mengenai pengelolaan sumber daya air yang sepenuhnya untuk kepentingan publik. Perbedaan tersebut, menurut dia, justru penting untuk membuka ruang dialog kritis.

“Perbedaan pendapat itu sehat. Yang berbahaya justru ketika birokrasi berhenti mengoreksi dirinya sendiri,” ucapnya.

Arifin berharap forum bedah buku tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mendorong ASN mengubah cara berpikir dan praktik birokrasi dalam merumuskan kebijakan publik di Trenggalek.

(Gun).

Berita Terkait

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai
Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas
Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek
Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek
DPRD Trenggalek Siapkan Skema Dana Cadangan Pilkada, Usulan Rp40 Miliar Dicicil Dua Tahun
Bupati Arifin Tutup Hari Jadi Trenggalek ke-832 dengan Wayang Kulit dan Undian Motor
Bupati Arifin Pimpin Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832, Petani Bawa Hasil Bumi
Jelang Hari Jadi ke-832, Bupati Trenggalek Ziarah ke Makam Para Pendahulu

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:19 WIB

Mas Ipin Tinjau Jalan Krandekan-Gandusari, Perbaikan 5,5 Kilometer Segera Dimulai

Rabu, 9 September 2026 - 23:58 WIB

Mas Ipin Cek Langsung Data Warga Miskin, Temukan Masalah yang Tak Terlihat di Atas Kertas

Selasa, 8 September 2026 - 15:54 WIB

Wabup Syah: Perubahan APBD 2026 Perkuat Ruang Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Trenggalek

Senin, 7 September 2026 - 18:44 WIB

Hari Jadi ke-832 Meriah, Mas Ipin Ingatkan Masih Banyak Pekerjaan untuk Trenggalek

Kamis, 3 September 2026 - 19:09 WIB

DPRD Trenggalek Siapkan Skema Dana Cadangan Pilkada, Usulan Rp40 Miliar Dicicil Dua Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:41 WIB

Bupati Arifin Tutup Hari Jadi Trenggalek ke-832 dengan Wayang Kulit dan Undian Motor

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Bupati Arifin Pimpin Kirab Pusaka Hari Jadi Trenggalek ke-832, Petani Bawa Hasil Bumi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Jelang Hari Jadi ke-832, Bupati Trenggalek Ziarah ke Makam Para Pendahulu

Berita Terbaru