Trenggalek – Pemerintah Desa (Pemdes) Munjungan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, mencuri perhatian publik sepanjang 2025. Dalam satu tahun, desa ini berhasil memborong berbagai penghargaan strategis, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi, sekaligus menegaskan posisinya sebagai desa dengan tata kelola lingkungan dan ekonomi yang konsisten.
Serangkaian prestasi tersebut meliputi Juara 3 Lomba Dasi Emas tingkat Kabupaten Trenggalek, Juara 1 Lomba Adipura Desa Pratama, Juara 2 Lomba BUMDes tingkat Provinsi Jawa Timur, serta masuk 10 besar Lomba Desa Berseri kategori Mandiri tingkat Provinsi Jawa Timur.
Jika dicermati, capaian Desa Munjungan bukan sekadar hasil lomba seremonial. Prestasi tersebut mencerminkan keberhasilan desa dalam menjaga kesinambungan program, terutama pada sektor lingkungan hidup dan penguatan ekonomi desa berbasis BUMDes.
Kepala Desa Munjungan, Agus Setiawan, menegaskan bahwa capaian tersebut lahir dari kerja kolektif, bukan kerja instan.
“Prestasi ini adalah hasil kebiasaan yang terus dibangun. Tantangan sesungguhnya bukan saat lomba, tapi bagaimana masyarakat tetap konsisten hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan setiap hari,” ujar Agus, Selasa (24/12/2025).
Menurutnya, mempertahankan prestasi jauh lebih berat dibandingkan meraihnya. Karena itu, Pemdes Munjungan memilih fokus pada pembiasaan masyarakat, bukan hanya mengejar penilaian juri.
Pendekatan tersebut terlihat dari arah kebijakan desa yang konsisten pada pengelolaan lingkungan, penguatan BUMDes, serta peningkatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan. Kombinasi inilah yang kemudian berdampak langsung pada indikator penilaian berbagai lomba.
Secara kronologis, penghargaan Lomba BUMDes tingkat Provinsi Jawa Timur diserahkan pada 12 Oktober 2025 di Grahadi Surabaya. Selanjutnya, Lomba Dasi Emas diterima pada 7 Desember 2025 di Pendapa Kabupaten Trenggalek, disusul Lomba Adipura Desa Pratama pada 12 Desember 2025 di GOR Gajah Putih Trenggalek.
Puncaknya terjadi pada 22 Desember 2025, ketika Desa Munjungan menerima penghargaan Desa Berseri kategori Mandiri tingkat Provinsi Jawa Timur, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur di Pendapa Kabupaten Pacitan.
Rentetan prestasi ini sekaligus menjadi penanda bahwa pembangunan desa berbasis lingkungan dan ekonomi lokal bukan hanya jargon, melainkan dapat diukur dan diakui secara objektif.

Kedepan, Pemdes Munjungan menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan pembangunan desa yang berkelanjutan, memperkuat partisipasi warga, serta memastikan kelestarian lingkungan tetap menjadi fondasi utama pembangunan desa.
(gn).







