Pekerja Tulungagung Bisa Bernapas Lega, UMK 2026 Naik Hampir 6 Persen

- Pewarta

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG  – Kabar kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulungagung tahun 2026 menjadi angin segar bagi ribuan pekerja. Setelah melalui pembahasan panjang dan alot, UMK resmi naik hampir enam persen, memberi harapan baru di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat.

Kenaikan UMK tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025. Besaran UMK Tulungagung 2026 ditetapkan sebesar Rp2.628.190, naik dari sebelumnya Rp2.470.800.

Bagi pekerja, angka ini bukan sekadar nominal. Kenaikan tersebut dinilai cukup membantu menjaga daya beli, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, transportasi, dan pendidikan anak.

Proses penetapan UMK tidak berjalan mulus. Dalam rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan Pemkab Tulungagung, serikat pekerja, dan unsur pengusaha, sempat terjadi perbedaan pandangan terkait nilai alfa faktor penting dalam formula penentuan UMK.

Serikat pekerja mendorong nilai alfa tertinggi, sementara sebagian pihak pengusaha mengusulkan angka lebih rendah. Setelah melalui musyawarah, seluruh pihak akhirnya sepakat mengambil jalan tengah dengan nilai alfa 0,7, yang dinilai paling rasional dengan kondisi ekonomi daerah.

Kesepakatan ini membuat UMK Tulungagung mengalami kenaikan 5,93 persen atau sekitar Rp146 ribu.

Bagi kalangan buruh, kenaikan UMK ini memberikan ruang bernapas di tengah ketidakpastian ekonomi. Meski belum sepenuhnya menjawab semua tuntutan kesejahteraan, keputusan ini dianggap sebagai langkah realistis yang bisa diterima oleh semua pihak.

Di sisi lain, dunia usaha juga masih memiliki ruang untuk bertahan dan menjaga keberlangsungan operasional, terutama bagi sektor padat karya yang menjadi tulang punggung perekonomian Tulungagung.

Kesepakatan UMK 2026 ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi iklim hubungan industrial di Tulungagung. Dialog yang berjalan dinamis namun tetap berujung mufakat menunjukkan bahwa keseimbangan antara kepentingan pekerja dan pengusaha masih bisa dijaga.

Dengan UMK baru ini, pekerja Tulungagung menatap tahun 2026 dengan sedikit lebih lega sebuah harapan sederhana di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya reda.

(gn).

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB