Panglima TNI Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas Aceh di Tengah Pemulihan Bencana

- Pewarta

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di Aceh di tengah upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Ia meminta seluruh pihak tidak memanfaatkan situasi darurat untuk melakukan provokasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden pengibaran kain umbul-umbul yang menyerupai atribut Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat pembubaran aksi massa di Kota Lhokseumawe, Aceh. Peristiwa itu sempat memicu ketegangan di lokasi.

“Seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, kementerian, lembaga, dan masyarakat saat ini sedang fokus bekerja bersama membantu korban bencana. Jangan ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu proses ini dengan tindakan provokatif,” kata Agus dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).

Menurut Agus, stabilitas keamanan menjadi faktor penting agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan efektif, terutama di daerah yang membutuhkan dukungan logistik dan mobilisasi personel dalam jumlah besar.

Ia menegaskan TNI tidak akan mentolerir aksi-aksi yang berpotensi mengganggu keamanan maupun memicu keresahan masyarakat. “Setiap bentuk provokasi yang mengancam stabilitas akan ditindak sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran menjelaskan bahwa pembubaran aksi di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, dilakukan secara persuasif.

“Tidak ada tindakan kekerasan. Massa menyerahkan kain umbul-umbul yang menyerupai bendera GAM secara sukarela dan kemudian membubarkan diri dengan tertib,” kata Ali Imran.

Aparat keamanan juga mengamankan seorang pria yang diduga berperan sebagai provokator. Dari tangan yang bersangkutan, petugas menemukan tas berisi senjata api jenis pistol serta senjata tajam berupa rencong. Kasus tersebut kini ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Aceh, agar proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung optimal dan tidak terganggu oleh isu keamanan maupun provokasi.

(gn/yon)

Berita Terkait

Mengapa 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia?
BPBD Kota Blitar Siapkan 20 Tandon Air untuk Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2026
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blitar Selatan Turun Tangan
Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Surabaya, Soroti PHK hingga Perlindungan Pekerja Digital
Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Dorong Penguatan Industri Nasional
Dugaan Pungli Fasilitas Khusus di Lapas Blitar Diusut, Tiga Petugas Diperiksa
Putusan Sela PN Banyuwangi Akhiri Gugatan terhadap Denada, Perkara Tidak Dilanjutkan
HUT ke-74 Kopassus di Blitar, Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian Tanpa Batas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47 WIB

Mengapa 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah Sedunia?

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20 WIB

BPBD Kota Blitar Siapkan 20 Tandon Air untuk Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:54 WIB

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blitar Selatan Turun Tangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:01 WIB

Ribuan Buruh Peringati May Day 2026 di Surabaya, Soroti PHK hingga Perlindungan Pekerja Digital

Rabu, 29 April 2026 - 13:48 WIB

Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp116 Triliun, Dorong Penguatan Industri Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 16:26 WIB

Dugaan Pungli Fasilitas Khusus di Lapas Blitar Diusut, Tiga Petugas Diperiksa

Kamis, 23 April 2026 - 20:44 WIB

Putusan Sela PN Banyuwangi Akhiri Gugatan terhadap Denada, Perkara Tidak Dilanjutkan

Senin, 20 April 2026 - 20:21 WIB

HUT ke-74 Kopassus di Blitar, Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian Tanpa Batas

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB