Tulungagung Galang Donasi Rp151 Juta, Kirim 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

- Pewarta

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Solidaritas antardaerah kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Melalui penggalangan dana internal, pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berhasil menghimpun Rp151 juta untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmadji, mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, terutama 10 ton beras.

“Kami membeli beras di wilayah dekat Aceh Tamiang agar distribusi bisa lebih cepat dan tepat sasaran. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Sudarmadji, Minggu (5/1/2026).

Menurut Sudarmadji, langkah ini dilakukan tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga wujud nyata solidaritas antar-daerah di Indonesia. BPBD Tulungagung juga telah berkoordinasi dengan pihak BPBD Aceh Tamiang agar bantuan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.

Rencananya, penyaluran bantuan akan dilakukan pertengahan Januari 2026, dengan kehadiran langsung Bupati Tulungagung untuk menyerahkan bantuan. Aksi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan rasa kemanusiaan tetap menjadi prioritas, meski jarak memisahkan daerah.

Selain itu, Sudarmadji menekankan bahwa penggalangan dana internal semacam ini akan terus dilakukan setiap kali terjadi bencana di daerah lain, sebagai bentuk nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial pegawai Tulungagung.

Dengan langkah ini, Tulungagung tidak hanya menunjukkan solidaritasnya, tetapi juga memperlihatkan bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, bisa berdampak besar bagi mereka yang membutuhkan.

(gun).

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB