Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Alokasi anggaran untuk pengadaan mobil dinas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 menjadi sorotan setelah nilainya diketahui mencapai miliaran rupiah. Perhatian tertuju pada belanja kendaraan yang tercatat di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Berdasarkan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), belanja kendaraan dinas bermotor perorangan dianggarkan sekitar Rp 7,78 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Anggaran tersebut mencakup pengadaan sejumlah unit kendaraan operasional, termasuk kendaraan dengan kapasitas mesin besar serta unit SUV.

Selain itu, tercantum pula alokasi Rp 840 juta untuk kendaraan bermotor khusus yang direncanakan untuk kebutuhan patroli atau pengawalan.

Besaran anggaran tersebut menimbulkan kebutuhan akan penjelasan yang lebih terbuka. Hingga kini, rincian mengenai jenis kendaraan, merek, spesifikasi teknis, serta penempatan kendaraan setelah pengadaan belum disampaikan secara rinci dalam informasi yang dapat diakses luas.

Dalam pengelolaan keuangan daerah, belanja aset bernilai besar umumnya disertai dasar kebutuhan yang jelas dan terukur. Ketika informasi tersebut belum disampaikan secara lengkap, muncul pertanyaan mengenai rasionalitas dan prioritas anggaran, terutama di tengah upaya efisiensi belanja pemerintah.

Perhatian juga mengarah pada fungsi pengawasan internal pemerintah daerah. Inspektorat memiliki peran memastikan seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan anggaran berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. Kejelasan pengawasan menjadi penting agar pengadaan kendaraan dinas benar-benar mendukung kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

Sampai berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi yang memaparkan secara detail alasan kebutuhan pengadaan mobil dinas tersebut. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan penjelasan terbuka guna menjaga akuntabilitas dan kepercayaan terhadap pengelolaan anggaran daerah.

(gun)

Berita Terkait

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur
Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak
Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah
Iuran Komite SMA Negeri Gondang Jadi Sorotan, Bandingkan dengan Praktik di SMA Kauman
Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti
Adik Bupati Tulungagung Duduki Jabatan Strategis RSUD
Tulungagung Galang Donasi Rp151 Juta, Kirim 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Tulungagung Catat Peningkatan Luas Panen Padi, Produksi Beras Surplus 50 Persen

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:33 WIB

SMPN 2 Tulungagung Raih Juara Madya 2 LKBB KOBAR API S’7 Tingkat Jawa Timur

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:49 WIB

Lampu Mati Bertahun-tahun, Pasar Ngemplak Tulungagung Penyumbang PAD Dibiarkan Gelap dan Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:10 WIB

Kumuh dan Tak Tertata, DPRD Nilai Pasar Ngemplak Luput dari Keseriusan Pemerintah

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:29 WIB

Anggaran Mobil Dinas Miliaran Rupiah di Tulungagung Jadi Sorotan

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:01 WIB

Polsek Karangrejo Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

Senin, 5 Januari 2026 - 02:45 WIB

Adik Bupati Tulungagung Duduki Jabatan Strategis RSUD

Senin, 5 Januari 2026 - 02:21 WIB

Tulungagung Galang Donasi Rp151 Juta, Kirim 10 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 02:02 WIB

Tulungagung Catat Peningkatan Luas Panen Padi, Produksi Beras Surplus 50 Persen

Berita Terbaru