Trenggalek – Suasana malam takbiran di Kabupaten Trenggalek berlangsung penuh kekhusyukan. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang akrab disapa Mas Ipin, hadir bersama jajaran Forkopimda mengikuti gema takbir di Masjid Agung Baiturrahman.
Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema dari dalam masjid, menandai berakhirnya bulan Ramadan 1447 Hijriah. Di momen tersebut, Mas Ipin secara khusus meminta agar rangkaian takbiran juga diisi dengan pembacaan Sayyidul Istighfar.
Menurutnya, doa tersebut memiliki makna mendalam sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT setelah menjalani ibadah selama satu bulan penuh. Ia berharap Ramadan yang telah dilalui menjadi jalan penghapusan dosa bagi seluruh masyarakat.
“Ramadan adalah bulan penuh ampunan. Harapan saya, kita semua termasuk masyarakat Trenggalek telah mendapatkan ampunan dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembacaan Sayyidul Istighfar di malam takbiran menjadi pengingat agar manusia tidak hanya merayakan kemenangan, tetapi juga kembali merenungi perjalanan spiritual selama Ramadan.
Setelah kegiatan di masjid, Bupati bersama jajaran Forkopimda melanjutkan pemantauan ke Pos Pelayanan Operasi Ketupat Semeru yang berada di kawasan Agro Park. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat selama malam takbiran.
Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan tertib, sementara aparat gabungan tetap bersiaga untuk menjaga kelancaran perayaan.
Malam takbiran di Trenggalek pun berlangsung dengan nuansa religius dan tertib, menjadi penanda datangnya hari kemenangan bagi umat Muslim setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
(gun).







