TRENGGALEK – Komitmen pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dijaga RSUD dr. Soedomo Trenggalek selama bulan suci Ramadan 2026. Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut memastikan seluruh layanan utama tetap berjalan tanpa pengurangan jam operasional.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. Soedomo, Saeroni, menyampaikan bahwa pelayanan medis tidak mengalami perubahan signifikan meski aktivitas masyarakat berlangsung di tengah ibadah puasa.
Menurutnya, unit pelayanan yang bersifat vital seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan perawatan pasien inap tetap beroperasi penuh selama 24 jam setiap hari. Hal ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan layanan kesehatan darurat tetap terpenuhi kapan pun dibutuhkan.
“Pelayanan utama tetap berjalan normal. IGD dan rawat inap tidak pernah berhenti, karena menyangkut keselamatan pasien,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran layanan, manajemen rumah sakit tetap memberlakukan sistem kerja bergilir bagi tenaga medis dan petugas pendukung. Skema ini dinilai efektif menjaga kondisi pelayanan tetap stabil tanpa mengganggu kualitas penanganan pasien.
Di sisi lain, layanan poliklinik masih dibuka seperti hari kerja biasa dengan jadwal yang telah disesuaikan. Sementara itu, aktivitas administrasi juga tetap berjalan dengan penyesuaian waktu operasional, terutama pada hari Jumat yang memiliki durasi lebih singkat.
Saeroni menegaskan, penyesuaian jadwal selama Ramadan lebih difokuskan pada efisiensi tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Pihaknya juga mengingatkan bahwa kondisi darurat tidak mengenal waktu, sehingga kesiapan layanan harus tetap maksimal.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk jaminan bagi masyarakat Trenggalek agar tetap merasa aman selama menjalankan ibadah puasa. Dengan sistem pelayanan yang tetap berjalan normal, warga diharapkan tidak ragu untuk segera mencari pertolongan medis ketika dibutuhkan.
Sejumlah fasilitas kesehatan lain di wilayah Trenggalek juga menerapkan pola serupa, khususnya dalam menjaga operasional unit gawat darurat. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan sektor kesehatan daerah dalam menghadapi kebutuhan layanan selama Ramadan.
(gun)







