MBG SPPG Gema Tama Bolorejo Perkuat Posyandu, Warga Puas dengan Sajian Bergizi

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui SPPG Gema Tama Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, kian memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Kegiatan ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta balita sebagai kelompok prioritas dalam upaya pencegahan stunting.

Pelaksanaan program dilakukan secara terintegrasi dengan layanan Posyandu. Selain menerima paket makanan bergizi, peserta juga mengikuti penimbangan, pemantauan kesehatan, serta edukasi terkait pola makan sehat dalam keluarga. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

Menu yang disajikan dalam program MBG disusun dengan komposisi gizi seimbang, mencakup karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta sayuran. Variasi menu yang dihadirkan juga menjadi salah satu daya tarik, sekaligus memastikan asupan nutrisi yang cukup bagi penerima manfaat, khususnya pada periode penting 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Keberadaan SPPG Gematama Bolorejo berperan penting dalam menjaga kualitas dan kontinuitas penyediaan makanan. Dengan sistem pengolahan yang terstandar, makanan yang dibagikan tidak hanya memenuhi aspek gizi, tetapi juga kebersihan dan kelayakan konsumsi.

Respons masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Penerima manfaat mengaku sangat puas dan senang dengan sajian menu yang diberikan. Selain rasanya yang dinilai enak, komposisi makanan juga dianggap lebih lengkap dibandingkan konsumsi harian pada umumnya. Hal ini turut mendorong meningkatnya kehadiran warga dalam setiap kegiatan Posyandu.

Program MBG juga memberikan dampak ekonomi secara tidak langsung, terutama dalam membantu meringankan beban pengeluaran keluarga untuk kebutuhan pangan bergizi. Di sisi lain, edukasi yang diberikan selama kegiatan berlangsung turut meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya asupan nutrisi yang tepat.

Dengan pelaksanaan yang konsisten dan berbasis komunitas, program ini dinilai mampu menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan angka stunting di tingkat desa. Kolaborasi antara Posyandu dan SPPG menjadi kunci dalam memastikan intervensi gizi berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ke depan, program MBG di Bolorejo diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam membangun generasi yang lebih sehat sejak usia dini.

(gun/Wek)

Berita Terkait

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien
Siswi SMPN 4 Tulungagung Raih Juara 2 OSN IPA, Bukti Pembinaan Akademik Berjalan Konsisten
Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39 WIB

Dua Dekade Hadapi HIV/AIDS, Tulungagung Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:28 WIB

Siswi SMPN 4 Tulungagung Raih Juara 2 OSN IPA, Bukti Pembinaan Akademik Berjalan Konsisten

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Berita Terbaru