Program Cuma Formalitas, Ketua Komisi I DPRD Trenggalek Sindir Kinerja OPD

- Pewarta

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek, Husni Tahir Hamid, menyoroti kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum maksimal. Menurutnya, banyak program pemerintah daerah masih bersifat rutinitas dan hanya menjadi formalitas tahunan tanpa evaluasi mendalam terhadap capaian sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Husni usai rapat kerja Komisi I DPRD Trenggalek bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) dalam pembahasan arah program dan rencana anggaran pada rancangan APBD tahun 2026, Jumat (17/10/2025).

“Permasalahan yang ada seharusnya dijadikan dasar evaluasi capaian tahun sebelumnya. Dari situ bisa dilihat apakah kendalanya ada di anggaran atau pada sumber daya manusia,” ujar Husni.

Ia menegaskan, penyusunan program daerah seharusnya berbasis hasil kinerja, bukan sekadar laporan rutin tahunan. Husni mencontohkan capaian kinerja Dispendukcapil Trenggalek yang menurutnya belum menunjukkan peningkatan signifikan.

“Masih banyak persoalan yang dianggap selesai padahal belum benar-benar tuntas. Seharusnya sisa pekerjaan itu dihitung dan dijadikan target tambahan pada tahun berikutnya,” tegasnya.

Tak hanya itu, Husni juga menyoroti rencana penambahan pegawai di beberapa instansi yang dinilainya belum melalui kajian kebutuhan yang komprehensif. “Kalau pegawai yang ada saja kewalahan, lalu mau menambah 1.300 orang untuk apa? Harus ada analisis jabatan (Anjab) yang jelas,” ungkapnya.

Terkait perencanaan anggaran Bagian Hukum Setda Trenggalek, Husni menilai alokasi dana yang diberikan tidak sebanding dengan beban kerja yang ada. “Bagian hukum sudah dianggarkan Rp100 juta, tapi kegiatannya banyak. Seharusnya perencana anggaran memahami kebutuhan yang riil di lapangan,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Husni menilai sebagian besar rencana kerja OPD tahun 2026 masih bersifat administratif dan belum mendukung kebijakan strategis daerah, seperti target zero carbon yang menjadi salah satu arah pembangunan dalam RPJMD Trenggalek.

“Kesimpulannya, perlu evaluasi serius terhadap perencanaan dan penganggaran agar jelas di mana letak kekurangan Trenggalek. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, perencanaan harus mampu membawa kita keluar dari kondisi tersebut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga
Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek
Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak
Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap
DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS
Pendapatan Pajak Penerangan Jalan Trenggalek Capai Rp20,8 Miliar, Warga Minta Penggunaan Dana Lebih Terbuka
Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun
Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:53 WIB

Komarudin Resmi Jadi Anggota DPRD Trenggalek, Fokus Kawal Anggaran dan Aspirasi Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:46 WIB

Sapi Kurban Presiden Prabowo Tembus 1 Ton, Jadi Simbol Kepedulian untuk Warga Trenggalek

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:34 WIB

Jalan Ngares–Sengon Rusak Bertahun-Tahun, Warga Nilai Pemkab Lambat Bertindak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:08 WIB

Warga Desak Perbaikan Jalan Ngares–Sengon, DPRD Trenggalek Janjikan Penanganan Bertahap

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:30 WIB

Komisi II DPRD Trenggalek Cek Goa Lowo dan Pantai Prigi, Pedagang Keluhkan Pengunjung Menurun

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:59 WIB

Komisi IV DPRD Trenggalek Respons Aspirasi GMNI, Soroti Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Infrastruktur Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:40 WIB

Puluhan Sekolah di Trenggalek Belum Punya Kepala Definitif, Jabatan Masih Diisi Plt Berbulan-bulan

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB