Program Cuma Formalitas, Ketua Komisi I DPRD Trenggalek Sindir Kinerja OPD

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Lumineerdaily – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek, Husni Tahir Hamid, menyoroti kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum maksimal. Menurutnya, banyak program pemerintah daerah masih bersifat rutinitas dan hanya menjadi formalitas tahunan tanpa evaluasi mendalam terhadap capaian sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Husni usai rapat kerja Komisi I DPRD Trenggalek bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) serta Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) dalam pembahasan arah program dan rencana anggaran pada rancangan APBD tahun 2026, Jumat (17/10/2025).

“Permasalahan yang ada seharusnya dijadikan dasar evaluasi capaian tahun sebelumnya. Dari situ bisa dilihat apakah kendalanya ada di anggaran atau pada sumber daya manusia,” ujar Husni.

Ia menegaskan, penyusunan program daerah seharusnya berbasis hasil kinerja, bukan sekadar laporan rutin tahunan. Husni mencontohkan capaian kinerja Dispendukcapil Trenggalek yang menurutnya belum menunjukkan peningkatan signifikan.

“Masih banyak persoalan yang dianggap selesai padahal belum benar-benar tuntas. Seharusnya sisa pekerjaan itu dihitung dan dijadikan target tambahan pada tahun berikutnya,” tegasnya.

Tak hanya itu, Husni juga menyoroti rencana penambahan pegawai di beberapa instansi yang dinilainya belum melalui kajian kebutuhan yang komprehensif. “Kalau pegawai yang ada saja kewalahan, lalu mau menambah 1.300 orang untuk apa? Harus ada analisis jabatan (Anjab) yang jelas,” ungkapnya.

Terkait perencanaan anggaran Bagian Hukum Setda Trenggalek, Husni menilai alokasi dana yang diberikan tidak sebanding dengan beban kerja yang ada. “Bagian hukum sudah dianggarkan Rp100 juta, tapi kegiatannya banyak. Seharusnya perencana anggaran memahami kebutuhan yang riil di lapangan,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Husni menilai sebagian besar rencana kerja OPD tahun 2026 masih bersifat administratif dan belum mendukung kebijakan strategis daerah, seperti target zero carbon yang menjadi salah satu arah pembangunan dalam RPJMD Trenggalek.

“Kesimpulannya, perlu evaluasi serius terhadap perencanaan dan penganggaran agar jelas di mana letak kekurangan Trenggalek. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, perencanaan harus mampu membawa kita keluar dari kondisi tersebut,” pungkasnya.

Berita Terkait

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan
Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek
PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun
Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan
Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan
Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah
Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong
DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:56 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan Nasional Berkat Pengadaan Digital yang Transparan

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:09 WIB

Becak Listrik Ubah Cara Hidup Tukang Becak Lansia di Trenggalek

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:37 WIB

PKB Trenggalek Fokus Konsolidasi Internal, Siap Ikuti Aturan Pilkada Apa Pun

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:26 WIB

Guru Relawan Nonsertifikasi Trenggalek Terancam Tak Tercatat Sistem, DPRD Dorong Terobosan Kebijakan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:30 WIB

Pengawasan UMK 2026 Diperketat, Disperinaker Trenggalek Fokus Kepatuhan Perusahaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:17 WIB

Kasus DBD di Trenggalek Turun, Angka Kematian Tak Berubah

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:05 WIB

Konflik Tambang Galian C di Trenggalek Buntu, DPRD Siapkan Sidak ke Desa Ngentrong

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:00 WIB

DBD Terkonsentrasi di Dua Kecamatan, Trenggalek Hadapi Alarm Dini Musim Hujan 2026

Berita Terbaru