Ketua DPD Jatim PSMP Desak KPK Usut Tuntas Peran Ibnu Dengan Sandi Ibu Solo Di Pusaran OTT Bupati Tulungagung

- Pewarta

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG – Muncul fakta – fakta baru saat konferesi pers digelar KPK pada 11/04 malam terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret bupati dan sejumlah pejabat di Pemkab Tulungagung.

Gatut Sunu Wibowo dan Ajudannya Yoga kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus pemerasan terhadap sejumlah kepala dinas di Pemkab Tulungagung.

Usai penetapan tetsangka kepada Bupati Tulungagung dan Ajudannya, Kemunculan kedua nama tersebut menjadi perhatian publik, sekaligus menjawab pertanyaan terkait langkah penyidik KPK yang sebelumnya melakukan penyegelan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung.

Penyegelan itu sempat menimbulkan tanda tanya, mengingat konstruksi perkara yang disampaikan adalah dugaan pemerasan terhadap pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa tersangka Gatut Sunu Wibowo diduga meminta setoran dari sejumlah pejabat OPD dengan total nilai mencapai Rp5 miliar. Namun, dari hasil OTT, penyidik baru mengamankan uang sekitar Rp2,7 miliar.

Dalam pengembangan kasus, nama Ibnu muncul sebagai sosok yang diduga memiliki peran strategis di luar struktur resmi pemerintahan. Ia diduga menjadi penghubung dalam mengoordinasikan aliran dana, termasuk yang berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Dinas PUPR. Proyek-proyek tersebut diduga menjadi salah satu sumber dana yang digunakan untuk memenuhi permintaan setoran kepada kepala daerah.

Didik Sofyan A, Selaku Ketua DPD Jatim Pemuda Solidaritas Merah Putih (PSMP) mendesak KPK agar segera mengusut tuntas keterlibatan Ibnu dan nama sandi Ibu Solo yang kerap digunakan untuk meminta proyek dan lainnya.

“KPK harus sesegera mungkin usut keterlibatan Ibnu dalam pusaran kasus Bupati Tulungangung, terutama di sejumlah dugaan kasus meminta jatah proyek yang mengatasnamakan Ibu Solo, Ini harus dibuka selebar lebarmya”, tegas didik.

KPK memastikan akan terus mengembangkan perkara ini dan menelusuri seluruh pihak yang terlibat. Tidak menutup kemungkinan, status hukum pihak-pihak yang disebut, termasuk Ibnu maupun sosok di balik sandi “Ibu Solo”, akan ditingkatkan apabila ditemukan bukti permulaan yang cukup.

“Kami masih mendalami peran saudara Ibnu serta makna dari kode ‘Ibu Solo’ yang muncul dalam komunikasi para tersangka,” ujar Asep Guntur Rahayu.

Saat ini, Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya telah resmi ditahan oleh KPK dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena membuka dugaan praktik korupsi yang melibatkan aliran dana proyek daerah dan jejaring di luar struktur resmi pemerintahan.

(gun/red)

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB