Anggaran Kesehatan Ratusan Miliar di Blitar Disorot, Serapan Tinggi Tapi Layanan Belum Maksimal

- Pewarta

Rabu, 15 April 2026 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumineerdaily.com, Blitar – Besarnya anggaran kesehatan di Kabupaten Blitar kembali menjadi perhatian dalam pembahasan kinerja pemerintah daerah. Dalam rapat evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025 yang digelar pertengahan April 2026, muncul catatan penting soal ketimpangan antara besarnya belanja dan kualitas layanan di lapangan.

Rapat tersebut berlangsung di lingkungan DPRD Kabupaten Blitar, Rabu (15/04/2026), melalui pembahasan panitia khusus (pansus) yang mengulas kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk sektor kesehatan.

Data yang dibahas menunjukkan realisasi anggaran di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencapai lebih dari 90 persen dari total pagu. Anggaran tersebut tersebar ke berbagai layanan kesehatan, termasuk puskesmas di sejumlah kecamatan.

Sejumlah puskesmas tercatat memiliki tingkat serapan anggaran yang sangat tinggi. Namun di sisi lain, masih ada yang realisasinya belum maksimal. Perbedaan ini memunculkan pertanyaan soal efektivitas penggunaan anggaran.

Anggota pansus, Stack Poncogati, menilai tingginya serapan anggaran seharusnya diikuti peningkatan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kalau anggaran sudah besar, seharusnya pelayanan juga ikut meningkat. Tapi di lapangan, masih banyak masyarakat yang belum menjadikan puskesmas sebagai pilihan utama,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dilihat hanya dari angka serapan anggaran. Ada faktor lain yang memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Beberapa hal yang disorot antara lain kualitas tenaga kesehatan, ketersediaan obat, serta kondisi fasilitas pelayanan. Ketiga faktor ini dinilai sangat menentukan apakah masyarakat merasa nyaman berobat di puskesmas atau tidak.

Dalam rapat tersebut, pansus juga menekankan pentingnya pembenahan manajemen layanan. Tidak cukup hanya menghabiskan anggaran, tetapi harus dipastikan ada dampak nyata bagi masyarakat.

“Harus ada perubahan. Jangan sampai anggaran besar, tapi hasilnya tidak dirasakan,” tegasnya.

Evaluasi yang dilakukan tidak hanya berhenti pada catatan kritik. DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan inovasi dalam pelayanan kesehatan, agar puskesmas benar-benar menjadi garda terdepan layanan masyarakat.

Selain itu, transparansi penggunaan anggaran juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah diminta lebih terbuka dalam pengelolaan anggaran, sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana dana tersebut digunakan.

Pembahasan ini menjadi bagian penting dalam rangka memperbaiki tata kelola sektor kesehatan ke depan. Dengan anggaran yang besar, harapannya kualitas layanan juga ikut meningkat secara nyata.

Ke depan, hasil evaluasi ini akan menjadi dasar rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah. Tujuannya jelas, agar investasi besar di sektor kesehatan tidak hanya terlihat di angka, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

(gun)

Berita Terkait

Efek OTT Menyebar, DPRD Blitar Perketat Pengawasan dan Tegaskan Komitmen Antikorupsi
DPRD Blitar Turun Langsung ke Pabrik Kayu, Uji Kepatuhan Hak Pekerja
Sasar Lansia, Pria di Blitar Ditangkap Edarkan Uang Palsu, Polisi Temukan Sabu
Sekda Kosong Tak Sampai Sepekan, Pemkot Blitar Tunjuk Pj untuk Jaga Stabilitas Birokrasi
Waspada Campak di Blitar, 21 Sampel Dikirim, Imunisasi Kejar Disiapkan
DPRD Blitar Gaspol Susun Agenda April 2026, Fokus LKPJ hingga Raperda Pesantren
Pemkot Blitar Terima Bantuan Truk untuk Koperasi Kelurahan, Penguatan Ekonomi Lokal Digenjot
Jadwal Keberangkatan Haji 2026 dari Blitar Ditetapkan, Empat Kloter Disiapkan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:37 WIB

Efek OTT Menyebar, DPRD Blitar Perketat Pengawasan dan Tegaskan Komitmen Antikorupsi

Minggu, 19 April 2026 - 09:04 WIB

DPRD Blitar Turun Langsung ke Pabrik Kayu, Uji Kepatuhan Hak Pekerja

Rabu, 15 April 2026 - 05:34 WIB

Anggaran Kesehatan Ratusan Miliar di Blitar Disorot, Serapan Tinggi Tapi Layanan Belum Maksimal

Selasa, 14 April 2026 - 11:29 WIB

Sasar Lansia, Pria di Blitar Ditangkap Edarkan Uang Palsu, Polisi Temukan Sabu

Selasa, 14 April 2026 - 11:24 WIB

Sekda Kosong Tak Sampai Sepekan, Pemkot Blitar Tunjuk Pj untuk Jaga Stabilitas Birokrasi

Minggu, 12 April 2026 - 08:42 WIB

Waspada Campak di Blitar, 21 Sampel Dikirim, Imunisasi Kejar Disiapkan

Senin, 6 April 2026 - 15:30 WIB

DPRD Blitar Gaspol Susun Agenda April 2026, Fokus LKPJ hingga Raperda Pesantren

Rabu, 1 April 2026 - 19:50 WIB

Pemkot Blitar Terima Bantuan Truk untuk Koperasi Kelurahan, Penguatan Ekonomi Lokal Digenjot

Berita Terbaru

Ekonomi

TNI–Polri & Wartawan Dapat Rumah Subsidi

Minggu, 19 Apr 2026 - 22:08 WIB

Otomotif

Honda CB125R 2026 Meluncur di Jepang, Motor Kecil Rasa Big Bike

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:12 WIB