Tulungagung, lumineerdaily.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penataan dan pengaspalan total area halaman depan Stadion Rejoagung pada tahun 2026.
Program tersebut masuk dalam rencana pekerjaan infrastruktur yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung sebagai bagian dari penataan kawasan stadion agar lebih tertata dan nyaman digunakan masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik, mengatakan proyek yang direncanakan tahun ini berfokus pada area luar stadion, khususnya halaman depan.
Menurutnya, konsep penataan akan mengubah area yang selama ini didominasi tanah menjadi kawasan beraspal secara menyeluruh.
“Halaman depan akan ditata ulang dan dilakukan pengaspalan total,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Selain pengaspalan, proyek tersebut juga mencakup penataan drainase, pembangunan trotoar, serta penambahan penerangan jalan umum (PJU) di sekitar kawasan stadion.
Sejumlah pohon di area depan stadion juga akan ditata ulang agar area tengah lebih terbuka dan memberi ruang lebih luas.
Saat ini proyek masih berada dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pekerjaan fisik ditargetkan mulai sekitar Juli 2026.
Dinas PUPR menjelaskan anggaran Rp10 miliar tidak hanya digunakan untuk pekerjaan konstruksi utama, tetapi juga mencakup pengawasan serta kebutuhan teknis proyek lainnya.
Kualitas aspal yang digunakan disebut akan mengikuti standar jalan umum agar lebih kuat dan tahan lama.
Meski proses pengaspalan dinilai relatif cepat, pekerjaan penunjang seperti trotoar, drainase, dan pemasangan lampu diperkirakan memerlukan waktu lebih panjang.
Selama pengerjaan berlangsung, akses menuju stadion akan menerapkan sistem buka tutup agar aktivitas masyarakat tetap bisa berjalan.
Pengunjung yang ingin menggunakan lapangan atau fasilitas di bagian dalam stadion disebut masih tetap diperbolehkan, menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan.
Sementara itu, untuk perbaikan bangunan utama Stadion Rejoagung, Dinas PUPR memastikan belum ada agenda rehabilitasi pada tahun ini.
Artinya, fokus anggaran 2026 masih diarahkan pada pembenahan kawasan luar dan peningkatan kenyamanan akses publik.
Penataan halaman Stadion Rejoagung diharapkan dapat memperbaiki tampilan kawasan sekaligus mendukung aktivitas olahraga, kegiatan publik, hingga event yang rutin digelar di stadion tersebut.
Dengan penataan baru, area stadion diproyeksikan memiliki wajah yang lebih rapi dan representatif sebagai salah satu fasilitas olahraga utama di Kabupaten Tulungagung.
(gun)













