Blitar, lumineerdaily.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar menyiapkan lebih dari 20 tandon air guna mengantisipasi potensi kekeringan saat musim kemarau 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, terutama di wilayah yang masuk kategori rawan kekeringan.
Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli, mengatakan distribusi tandon air akan diprioritaskan ke sejumlah kawasan yang telah dipetakan berdasarkan riwayat kekeringan dan kondisi geografis.
“Kami sudah melakukan pemetaan wilayah rawan serta menyiapkan lebih dari 20 tandon air. Harapannya kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau,” ujarnya.
Berdasarkan data BPBD, terdapat tujuh kelurahan di Kota Blitar yang dinilai rawan mengalami kekeringan.
Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Ngadirejo, Tanggung, Sentul, Rembang, Gedog, Tlumpu, dan Tanjungsari.
Ketujuh wilayah ini sebelumnya juga tercatat pernah mengalami kendala pasokan air saat musim kemarau.
Menurut Agus, kondisi geografis menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan sejumlah wilayah rentan kekeringan.
Beberapa kawasan berada di dataran tinggi, memiliki keterbatasan akses sumber air, serta masih bergantung pada sumur dangkal yang debitnya mudah menurun saat curah hujan rendah.
Selain menyiapkan sarana distribusi air, BPBD Kota Blitar juga telah menyiagakan personel untuk mendukung kelancaran penyaluran air bersih ke masyarakat.
Koordinasi dengan perangkat daerah terkait terus dilakukan agar penanganan berjalan lebih efektif.
BPBD juga meningkatkan kesiapsiagaan setelah menerima informasi prakiraan musim kemarau dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait potensi kondisi cuaca yang lebih kering tahun ini.
Pemerintah Kota Blitar berharap langkah antisipasi sejak awal dapat meminimalkan dampak kekeringan, terutama terhadap kebutuhan dasar warga.
Masyarakat diimbau mulai melakukan penghematan penggunaan air serta menjaga cadangan air rumah tangga selama musim kemarau berlangsung.
(gun/kkuh)













