Bupati Tulungagung Janjikan Penutupan Hari Santri 2025 Meriah, Hadirkan Gus Iqdam dan Denny Caknan

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Penutupan peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Tulungagung dipastikan akan berlangsung meriah. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, mengumumkan bahwa acara puncak akan menghadirkan pendakwah kondang Gus Iqdam dan musisi populer Denny Caknan sebagai bintang utama.

Acara penutupan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di GOR Lembupeteng, Jalan Soekarno-Hatta, Tulungagung. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menargetkan kehadiran sekitar 20.000 santri serta tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai wilayah.

“Kami sudah siapkan malam puncak sekaligus penutupan di GOR Lembupeteng 19 November nanti,” ujar Gatut Sunu.

Bupati Gatut Sunu memastikan bahwa Gus Iqdam, pendakwah muda asal Blitar dengan basis jamaah besar, telah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Selain itu, Pemkab Tulungagung juga tengah berupaya mendatangkan Gus Kautsar dari Pesantren Ploso, Kediri, untuk turut mengisi acara meski belum ada konfirmasi pasti.

Tak hanya menghadirkan tausiah, panggung malam puncak juga akan diisi penampilan musisi Jawa Denny Caknan yang diharapkan mampu menambah semarak acara.

“Denny Caknan nantinya datang untuk menghibur,” kata Gatut Sunu.

Dalam momentum Hari Santri, Gatut Sunu menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun bangsa. Ia menyebut perjuangan santri masa kini bukan lagi melawan penjajah, melainkan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Santri harus siap meneruskan perjuangan dengan pembangunan, mewujudkan perdamaian dan keamanan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Perayaan Hari Santri di Tulungagung tidak hanya menjadi ajang memperingati sejarah perjuangan kaum santri, tetapi juga wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi antara pesantren dan pembangunan. Melalui kegiatan bernuansa religius dan kebudayaan ini, Pemkab Tulungagung berharap nilai-nilai keislaman, nasionalisme, dan cinta tanah air terus tumbuh di kalangan generasi muda santri.

Berita Terkait

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan
Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung
Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan
Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan
BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain
Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Senin, 30 Maret 2026 - 08:01 WIB

Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:29 WIB

Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:21 WIB

Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:14 WIB

Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:58 WIB

BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:48 WIB

Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:18 WIB

Program MBG di Tulungagung Tak Wajib, Sekolah Punya Hak Menentukan Pilihan

Berita Terbaru