Tulungagung – Penutupan peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Tulungagung dipastikan akan berlangsung meriah. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, mengumumkan bahwa acara puncak akan menghadirkan pendakwah kondang Gus Iqdam dan musisi populer Denny Caknan sebagai bintang utama.
Acara penutupan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di GOR Lembupeteng, Jalan Soekarno-Hatta, Tulungagung. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menargetkan kehadiran sekitar 20.000 santri serta tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai wilayah.
“Kami sudah siapkan malam puncak sekaligus penutupan di GOR Lembupeteng 19 November nanti,” ujar Gatut Sunu.
Bupati Gatut Sunu memastikan bahwa Gus Iqdam, pendakwah muda asal Blitar dengan basis jamaah besar, telah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Selain itu, Pemkab Tulungagung juga tengah berupaya mendatangkan Gus Kautsar dari Pesantren Ploso, Kediri, untuk turut mengisi acara meski belum ada konfirmasi pasti.
Tak hanya menghadirkan tausiah, panggung malam puncak juga akan diisi penampilan musisi Jawa Denny Caknan yang diharapkan mampu menambah semarak acara.
“Denny Caknan nantinya datang untuk menghibur,” kata Gatut Sunu.

Dalam momentum Hari Santri, Gatut Sunu menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun bangsa. Ia menyebut perjuangan santri masa kini bukan lagi melawan penjajah, melainkan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Santri harus siap meneruskan perjuangan dengan pembangunan, mewujudkan perdamaian dan keamanan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Perayaan Hari Santri di Tulungagung tidak hanya menjadi ajang memperingati sejarah perjuangan kaum santri, tetapi juga wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi antara pesantren dan pembangunan. Melalui kegiatan bernuansa religius dan kebudayaan ini, Pemkab Tulungagung berharap nilai-nilai keislaman, nasionalisme, dan cinta tanah air terus tumbuh di kalangan generasi muda santri.







