Konflik Rusia–Ukraina Memanas: Moskow Lancarkan Serangan Balasan Skala Besar

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moskow, Lumineerdaily – Militer Rusia pada Jumat (24/10) malam melancarkan serangan presisi berskala besar terhadap jaringan industri pertahanan dan fasilitas energi di Ukraina. Serangan tersebut disebut sebagai tanggapan atas serangan yang dilakukan Kiev terhadap sasaran sipil di wilayah Rusia.

Dalam pernyataan resmi, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut operasi tersebut menggunakan senjata jarak jauh berpresisi tinggi berbasis darat serta kendaraan udara nirawak (drone).

“Menanggapi serangan teroris Ukraina terhadap sasaran sipil di Rusia, tadi malam Angkatan Bersenjata Rusia melancarkan serangan berkelompok dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi berbasis darat dan kendaraan udara nirawak terhadap perusahaan-perusahaan kompleks industri militer Ukraina serta fasilitas infrastruktur energi yang mendukung operasinya,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Pihak kementerian menegaskan bahwa seluruh sasaran yang telah direncanakan berhasil dihantam secara akurat. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah fasilitas strategis yang digunakan untuk mendukung operasi militer Ukraina.

Selain menghantam fasilitas industri pertahanan dan energi, pasukan Rusia juga menyerang peluncur serta kendaraan pengangkut sistem rudal pantai Neptun, lokasi produksi UAV, serta titik penempatan sementara pasukan Ukraina dan tentara bayaran asing di sedikitnya 154 lokasi berbeda.

Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan bahwa kelompok tempur “Tsentr” telah melenyapkan hingga 520 personel militer Ukraina dalam 24 jam terakhir.

“Kerugian angkatan bersenjata Ukraina berjumlah 520 personel militer, tujuh kendaraan tempur lapis baja, dan empat kendaraan bermotor,” ungkap pernyataan tersebut.

Rusia juga melaporkan keberhasilan operasi di sektor lain. Grup Tempur “Vostok” dilaporkan mengeliminasi hingga 320 tentara Ukraina, sementara Grup Tempur “Zapad” menewaskan lebih dari 230 personel. Adapun Grup Tempur “Sever” dan “Yug” masing-masing menewaskan hingga 150 dan 85 prajurit, sedangkan Grup Tempur “Dnepr” mengklaim telah mengeliminasi lebih dari 80 personel Ukraina.

Serangan ini menjadi salah satu operasi terbesar Rusia dalam beberapa pekan terakhir, menandai eskalasi baru dalam konflik yang telah berlangsung sejak 2022. (Sumber SPUTNIK)

Berita Terkait

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah
Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur
Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin
Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban
Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah
Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris
Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya
Emas Raksasa di Bawah Laut: Temuan China di Laut Kuning Mengubah Peta Kekuatan Mineral Asia

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:41 WIB

Inggris Perkuat Peran Diplomasi Global, Dorong Akses Kemanusiaan dan Stabilitas Timur Tengah

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:18 WIB

Koalisi Pimpinan Saudi Akhiri Operasi Militer di Pelabuhan Al Mukalla, Yaman Timur

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:02 WIB

Rusia Klaim Temukan Data Drone Ukraina yang Menargetkan Kediaman Putin

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:44 WIB

Malam Tahun Baru Dibayangi Serangan Drone, Warga Rusia dan Ukraina Jadi Korban

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:50 WIB

Pertahanan Udara Rusia Klaim Gagalkan Puluhan Drone Ukraina di Enam Wilayah

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:37 WIB

Aktivis Afrika Selatan Soroti Isu HAM dalam Penahanan Pendukung Palestina di Inggris

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:29 WIB

Pemukim Israel Serbu Peternakan Palestina, 150 Domba Raib dan Pekerja Dianiaya

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:46 WIB

Emas Raksasa di Bawah Laut: Temuan China di Laut Kuning Mengubah Peta Kekuatan Mineral Asia

Berita Terbaru