Gunung Semeru Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang, Lumineerdaily – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu (26/10/2025) sore. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, erupsi terjadi sekitar pukul 17.22 WIB.

Letusan disertai kolom abu vulkanik tebal berwarna kelabu hingga cokelat dengan tinggi mencapai 1.000 meter di atas puncak kawah Jonggring Saloko, mengarah ke utara atau ke arah kawasan Ranu Kumbolo.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 17.22 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak,” ujar Mukdas Sofian, petugas PPGA Semeru, dalam keterangan tertulis.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter dan berlangsung selama 2 menit 20 detik.

Pihak PPGA mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak,” kata Mukdas.

Selain itu, masyarakat di sekitar Gunung Semeru juga diingatkan untuk tidak beraktivitas dalam radius 2,5 kilometer dari kawah atau puncak gunung, karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Petugas juga meminta warga mewaspadai potensi awan panas guguran, lava pijar, dan lahar di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, khususnya di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi aliran lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai Besuk Kobokan.

Gunung Semeru, yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl), merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa dan termasuk dalam kategori gunung api tipe A yang masih aktif.

Berita Terkait

Panglima TNI Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas Aceh di Tengah Pemulihan Bencana
Saan Mustopa Dorong Perpanjangan KRL hingga Karawang–Cikampek
Jakarta Jadi Ibu Kota Terpadat di Dunia, PBB Soroti Ledakan Urbanisasi Global
Indonesia dan Singapura Sepakati Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Regional
Kominfo Dorong Cloudflare Daftar PSE untuk Perkuat Pengawasan Situs Judi Online
KPK Sita Rumah, Mobil, dan Motor Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji
Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Jadi Motor Ekonomi Pariwisata
Jangan Salah Sasaran!” Bupati Gatut Sunu Peringatkan Soal Bantuan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:35 WIB

Panglima TNI Minta Semua Pihak Jaga Stabilitas Aceh di Tengah Pemulihan Bencana

Minggu, 28 Desember 2025 - 08:40 WIB

Saan Mustopa Dorong Perpanjangan KRL hingga Karawang–Cikampek

Senin, 1 Desember 2025 - 16:12 WIB

Jakarta Jadi Ibu Kota Terpadat di Dunia, PBB Soroti Ledakan Urbanisasi Global

Rabu, 19 November 2025 - 20:46 WIB

Indonesia dan Singapura Sepakati Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Regional

Rabu, 19 November 2025 - 20:42 WIB

Kominfo Dorong Cloudflare Daftar PSE untuk Perkuat Pengawasan Situs Judi Online

Rabu, 19 November 2025 - 20:02 WIB

KPK Sita Rumah, Mobil, dan Motor Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 3 November 2025 - 13:43 WIB

Bupati Tulungagung Dorong Generasi Muda Jadi Motor Ekonomi Pariwisata

Jumat, 31 Oktober 2025 - 06:11 WIB

Jangan Salah Sasaran!” Bupati Gatut Sunu Peringatkan Soal Bantuan Pangan

Berita Terbaru