SLHS SPPG Tulungagung Wajib Lewat OSS Mulai Akhir November, Dinkes Beri Tenggat Pemenuhan Standar hingga Desember

- Pewarta

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung

Foto: Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung

Tulungagung, Lumineerdaily – Proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan

Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung resmi beralih ke sistem Online Single Submission (OSS). Dinas Kesehatan setempat menegaskan tidak lagi menerima pengajuan manual mulai 28 November 2025.

Dari total 59 SPPG yang telah beroperasi, hanya satu yang telah mengantongi sertifikat kelayakan tersebut: SPPG milik Polres Tulungagung di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Anna Sapti Saripah, mengatakan sebanyak 26 SPPG sudah mengajukan SLHS secara manual ke Dinkes. Namun, mayoritas masih dalam proses verifikasi dan pemenuhan standar. “Yang sudah lulus dan mendapat SLHS baru satu SPPG, yakni SPPG Polres Tulungagung,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Menurut Anna, sejumlah SPPG telah dikunjungi petugas untuk penilaian, sementara sebagian lainnya masih menunggu giliran. Ia menegaskan bahwa seluruh proses manual akan dihentikan pada 28 November. Bagi SPPG yang sudah mengajukan namun belum memenuhi standar, diberikan masa tenggang hingga akhir Desember. Jika hingga tenggat itu belum juga memenuhi persyaratan, seluruh proses harus diulang melalui OSS.

“Setelah tanggal 28 November, pengajuan baru wajib lewat OSS. Untuk yang sudah mengajukan dan sedang berproses, kami beri waktu sampai Desember. Jika tidak memenuhi standar hingga akhir Desember, mereka tetap harus mengulang lewat OSS,” tegasnya.

Anna menjelaskan bahwa terdapat sejumlah indikator penilaian dalam penerbitan SLHS. Meski tidak seluruh item wajib dipenuhi 100 persen, terdapat beberapa komponen yang sifatnya mutlak—terutama kelulusan uji laboratorium dan uji mutu sanitasi. “Jika sudah 80 persen kami anggap cukup. Tapi beberapa item tidak bisa ditawar, seperti harus lulus uji lab dan uji mutu higienis sanitasi,” ujarnya.

Dengan kebijakan baru ini, Dinkes Tulungagung berharap seluruh SPPG dapat mempercepat proses pemenuhan standar, agar pelayanan gizi di daerah tersebut dapat berlangsung lebih higienis dan aman bagi masyarakat.

Berita Terkait

MUI dan BNK Tulungagung Gelar Seminar, Plt Bupati Tegaskan Tutup Tuntas Outlet Miras Ilegal, Termasuk Sari Jaya
Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas
Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan
DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas
DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG
Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik
Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW
FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:38 WIB

Ratusan Rumah Berdiri Di Atas Sungai Mati Di Tulungagung, Status Lahannya Belum Jelas

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pemilihan Sekda Tulungagung Masih Tunggu Restu Kemendagri, Tiga Nama Sudah Diserahkan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Tulungagung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, KUA-PPAS 2027 Mulai Dibahas

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:18 WIB

DISHUB TULUNGAGUNG GENCARKAN PENERTIBAN, JUKIR DILARANG TARIK UANG DARI KENDARAAN PLAT AG

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pemkab Dan DPRD Tulungagung Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025 Dan Berkomitmen 2026 Lebih baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Gantikan Sutomo, Duduk di DRPD Tulungagung Lewat PAW

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:26 WIB

FRAKSI PKB DPRD TULUNGAGUNG UCAPKAN SELAMAT HARLAH KE-28 PKB

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung Dimulai Oktober 2026, Tampung 1000 Siswa Kurang Mampu

Berita Terbaru