Dua Warga Tulungagung Jadi Korban Pencurian Saat Kirab Tumpeng Hari Jadi ke-820

- Pewarta

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, Lumineerdaily – Dua warga Tulungagung menjadi korban pencurian saat mengikuti kirab tumpeng peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820, Selasa (18/11/2025). Peristiwa terjadi di depan Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kelurahan Kampungdalem, saat kerumunan warga memadati lokasi pembagian nasi kotak.

Pelaku, M (46), warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, berhasil diamankan oleh petugas Polsek Tulungagung Kota bersama Satpol PP dan warga sekitar. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah kedua korban melaporkan kehilangan barang berharga mereka.

Korban pertama, Suyani, warga Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, kehilangan ponsel Redmi Note 10A dan dompet berisi KTP, kartu ATM BRI, uang tunai Rp11.000, serta sejumlah uang asing. Sementara korban kedua, Farida, warga Kelurahan Bago, kehilangan dompet berwarna oranye yang berisi KTP, SIM C, kartu KIS, dan uang tunai Rp20.000.

Kapolsek Tulungagung Kota AKP Puji Hartanto menjelaskan, “Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Kerumunan warga saat pembagian nasi kotak membuat kedua korban terdorong, dan tas mereka tidak tertutup rapat. Saat itulah barang-barang hilang.”

Setelah laporan diterima, polisi bersama masyarakat melakukan penyisiran dan berhasil menghentikan seorang pria mencurigakan di lokasi. Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti milik kedua korban di tubuh pelaku.

“Pelaku dan barang bukti kini diamankan di Polsek Tulungagung Kota untuk penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat Pasal 362 KUHP juncto Pasal 65 KUHP tentang pencurian,” tambah Kapolsek.

Polisi mengimbau warga agar tetap waspada saat berada di keramaian dan memastikan barang berharga tersimpan dengan aman untuk menghindari kejadian serupa.

Berita Terkait

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus
Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun
Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah
Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat
Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah
Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

Khofifah Resmikan Revitalisasi 44 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan Anggaran Rp46,9 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:20 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Minta Masyarakat Waspada Kotoran Tikus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:33 WIB

Warga Tulungagung Meninggal akibat Leptospirosis, Dinkes Catat 11 Kasus Positif Sejak Awal Tahun

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:09 WIB

Jalan Doroampel Rusak Lagi Padahal Baru Sebulan Selesai, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:11 WIB

Mayoritas SPPG di Tulungagung Belum Penuhi Standar IPAL, Warga Berpotensi Terdampak Limbah

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:53 WIB

Hadiri HUT PPNI ke-52, Plt Bupati Tulungagung Sampaikan Dukungan untuk Perawat

Senin, 11 Mei 2026 - 02:14 WIB

Produksi Ikan Air Tawar Tulungagung Tembus Rp1,1 Triliun, Sektor Budidaya Jadi Penopang Ekonomi Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 00:11 WIB

Sekolah Rakyat Tulungagung Ditarget Mulai Dibangun Oktober 2026, Pemkab Kejar Syarat Lahan dan Akses

Berita Terbaru

Foto: Raker Komisi IV DPRD Trenggalek dan manajemen RSUD Dr. Soedomo, Rabu (20/5/2026).

Trenggalek

DPRD Trenggalek Kritik Pelayanan RSUD dan Aturan BPJS

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:00 WIB