Lumineerdaily.com – Indonesia dan Singapura menegaskan komitmen untuk memperkuat stabilitas kawasan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Asia Tenggara. Pernyataan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, Rabu (19/11/2025).
Airlangga menyatakan bahwa di tengah dinamika global yang kompleks, kedua negara sepakat memperdalam kerja sama strategis agar ASEAN tetap menjadi blok ekonomi yang inklusif, terbuka, dan kompetitif. Dalam pertemuan itu, diskusi difokuskan pada perkembangan kawasan, termasuk posisi Indonesia dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Singapura menyambut positif aksesi Indonesia ke perjanjian dagang tersebut.
“Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi ekonomi, mempercepat integrasi kawasan, dan menghadapi tantangan perdagangan global serta ekonomi digital,” ujar Airlangga.
Selain CPTPP, kedua negara juga membahas kerja sama melalui inisiatif Future of Investment and Trade (FIT) Partnership. Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan rantai pasok regional, termasuk melalui integrasi kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) dengan Singapura sebagai simpul logistik strategis. Singapura menyatakan dukungan penuh terhadap partisipasi Indonesia dalam forum FIT.
Airlangga menekankan peluang investasi berkelanjutan, terutama di sektor energi hijau, digitalisasi, dan agroindustri, sebagai upaya menciptakan nilai tambah jangka panjang serta mendukung transisi ekonomi kawasan. Selain itu, kedua negara menyoroti pemberdayaan UMKM lintas batas melalui teknologi perdagangan digital, seperti kecerdasan buatan, blockchain, dan Internet of Things, untuk memastikan pelaku usaha kecil dapat memanfaatkan integrasi ekonomi regional.
Pertemuan juga membahas penyelesaian kerangka ekonomi digital yang akan menjadi dasar pengembangan prinsip perdagangan digital serta percepatan pembentukan Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Airlangga menekankan pentingnya koordinasi yang erat agar agenda strategis dapat ditindaklanjuti secara konkret.
Kerja sama subkawasan SiJORI, yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau, turut menjadi fokus pertemuan. Kolaborasi ini diharapkan memperluas koridor pertumbuhan, memperkuat arus perdagangan dan investasi, serta mendorong inovasi melalui sinergi antarwilayah.
“Kita berkomitmen menjaga koordinasi yang erat dan memastikan agenda-agenda strategis dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat kedua negara serta kawasan secara keseluruhan,” tutup Airlangga.







