Adik Bupati Tulungagung Duduki Jabatan Strategis RSUD

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

Tulungagung – Penempatan adik Bupati Tulungagung sebagai Wakil Direktur RSUD dr. Iskak memicu sorotan publik dan aparat sipil. Mutasi pejabat eselon 3 dan 4 ini menimbulkan pertanyaan soal transparansi dan prinsip meritokrasi dalam birokrasi daerah.

Sumber internal dan pengamat kebijakan publik menilai penunjukan tersebut berpotensi menimbulkan persepsi nepotisme, karena jabatan strategis di rumah sakit rujukan seharusnya diisi berdasarkan kemampuan manajerial dan rekam jejak profesional, bukan kedekatan keluarga.

“Proses seleksi sebaiknya terbuka. Semua ASN harus punya kesempatan yang sama,” kata seorang akademisi pemerintahan di Tulungagung.

Selain kedekatan keluarga, publik juga menyoroti minimnya informasi terkait kriteria seleksi dan evaluasi kinerja pejabat yang dilantik. Beberapa nama dalam rotasi diduga memiliki kedekatan politik atau personal dengan pihak berwenang, sehingga muncul kekhawatiran profesionalitas terabaikan.

Hingga berita ini diturunkan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tulungagung) belum merilis penjelasan resmi terkait dasar pertimbangan pengangkatan. Pihak internal hanya menegaskan bahwa mutasi dilakukan sesuai regulasi dan kebutuhan organisasi.

Seorang LSM lokal menekankan, pengisian jabatan publik sebaiknya berdasarkan kompetensi dan transparansi, bukan hubungan keluarga. Menurutnya, langkah ini penting agar masyarakat tetap percaya pada profesionalitas birokrasi dan kualitas pelayanan publik.

(gn)

Berita Terkait

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak
Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras
Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan
Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung
Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan
Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan
BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain
Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:58 WIB

Kasus Suspek Campak Meningkat, Dinkes Tulungagung Lakukan Imunisasi Respons di Wilayah Terdampak

Senin, 30 Maret 2026 - 08:15 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Pangan 2026 di Tulungagung, 142.579 Penerima Dapat 20 Kg Beras

Senin, 30 Maret 2026 - 08:01 WIB

Tulungagung Siap Jadi Panggung MTQ Jatim 2027, Anggaran Belasan Miliar Disiapkan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:29 WIB

Operasi Senyap Jelang Kupatan, Polisi Sita Belasan Balon Udara Liar di Tulungagung

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:21 WIB

Usulan CASN 2026 Tulungagung Dikebut, Tenaga Kesehatan Diproyeksi Dominan

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:14 WIB

Evaluasi Ketat Program MBG di Tulungagung: 8 SPPG Dihentikan Sementara dari 116 Dapur, Standar Keamanan Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:58 WIB

BRIDA Tulungagung Buka Layanan HAK Kekayaan Intelektual Gratis, Lindungi Karya Warga dari Klaim Pihak Lain

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:48 WIB

Kasus Campak Muncul di Tulungagung, Dinkes Pastikan Belum KLB: 44 Suspek Terdata

Berita Terbaru