Tulungagung – Mochamad Nur Arifin sempat mengalami kendala kepulangan saat berada di Arab Saudi usai menunaikan ibadah umrah. Situasi konflik udara yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran membuat sejumlah jalur penerbangan internasional terganggu, sehingga beberapa penerbangan dari Arab Saudi menuju Indonesia harus dibatalkan.
Akibat kondisi tersebut, Arifin bersama rombongan jemaah umrah lainnya tidak dapat langsung kembali ke tanah air sesuai jadwal. Maskapai penerbangan bahkan sempat melakukan pengembalian dana tiket karena penerbangan tidak dapat diberangkatkan. Para jemaah akhirnya harus memperpanjang izin tinggal sementara di Arab Saudi sambil menunggu kepastian penerbangan berikutnya.
Setelah beberapa waktu mencari alternatif, Arifin akhirnya mendapatkan tiket penerbangan dengan rute yang berbeda dari rencana awal. Ia memilih jalur transit melalui India dan kemudian melanjutkan perjalanan melalui Singapura sebelum akhirnya tiba kembali di Indonesia.
Menurut Arifin, selama penundaan tersebut kondisi di Arab Saudi tetap aman dan aktivitas masyarakat berjalan normal. Ia menegaskan tidak ada situasi darurat atau penjagaan khusus seperti yang sempat beredar di media sosial. Kendala utama hanyalah terbatasnya jalur penerbangan internasional yang terdampak konflik udara di kawasan Timur Tengah.
Ia menjelaskan sebagian besar penerbangan dari Arab Saudi menuju Indonesia biasanya menggunakan jalur transit, salah satunya melalui Doha. Namun karena kondisi geopolitik saat ini, sejumlah rute penerbangan harus dibatasi demi alasan keselamatan.
Meski sempat tertunda beberapa hari, Arifin bersyukur akhirnya dapat kembali ke Indonesia dengan selamat. Ia juga memastikan bahwa kondisi di kota suci tetap kondusif bagi para jemaah yang sedang menjalankan ibadah.
Menurutnya, kawasan Makkah dan Madinah tetap berada dalam situasi aman, sehingga para jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah tanpa gangguan. Ia berharap situasi penerbangan internasional segera kembali normal agar mobilitas jemaah dari berbagai negara tidak lagi terhambat. (gun)







