Trenggalek – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Trenggalek berencana membuka layanan pengaduan masyarakat sebagai bagian dari upaya mengawal pelaksanaan program pemerintah di tingkat daerah.
Ketua DPC Gerindra Trenggalek, Adib Patoni, menyampaikan bahwa langkah tersebut ditujukan untuk memastikan berbagai program prioritas berjalan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran di masyarakat.
Menurutnya, sejumlah program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga penguatan sektor pendidikan membutuhkan pengawasan bersama agar implementasinya tidak menyimpang dari tujuan awal.
Ia menilai, keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting dalam menjaga transparansi. Melalui posko yang disiapkan, warga nantinya dapat menyampaikan laporan maupun masukan terkait pelaksanaan program di lapangan.
“Partisipasi publik sangat dibutuhkan agar program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Selain menerima laporan, posko tersebut juga akan berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk menindaklanjuti berbagai temuan. Pihaknya menyatakan siap meneruskan laporan yang dinilai memiliki indikasi pelanggaran ke tingkat yang lebih tinggi.
Di sisi lain, rencana ini juga memunculkan perhatian terkait mekanisme dan batasan kewenangan dalam proses pengawasan. Menanggapi hal itu, Adib menegaskan bahwa keberadaan posko lebih difokuskan pada penyerapan aspirasi dan penyampaian informasi dari masyarakat.
Ia menambahkan, perlindungan terhadap identitas pelapor menjadi salah satu hal yang akan diperhatikan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Rencana pembukaan posko pengaduan tersebut dijadwalkan setelah program-program pemerintah berjalan secara penuh. Kantor DPC Gerindra akan difungsikan sebagai pusat layanan sekaligus wadah komunikasi antara masyarakat dan pihak terkait.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program nasional, termasuk yang digagas Presiden Prabowo Subianto, berjalan lebih transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat di daerah.
(gun).







